Polri Undang Kepolisian Hong Kong, Pelajari Model Penanganan Aksi Massa yang Lebih Humanis

- Editorial Team

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidato Inspektur Hongkong

Pidato Inspektur Hongkong

Bogor, TRIBRATA TV

24 November 2025 — Polri terus memperkuat transformasi dalam manajemen pengamanan aksi unjuk rasa di Indonesia. Pada Apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) 2025 di Mako Pusat Latihan Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor, Senin (24/11/2025), Polri secara khusus mengundang Kepolisian Hong Kong (Hong Kong Police Force) sebagai pembicara untuk berbagi praktik terbaik dalam penanganan aksi massa.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa undangan tersebut bertujuan memperkaya referensi Polri dalam menegakkan kebebasan berpendapat dengan pendekatan yang lebih modern dan menghormati hak asasi warga.

“Kita ingin mencari model-model penanganan aksi, khususnya terkait kebebasan mengeluarkan pendapat,” ujar Kapolri.

 

Polisi Hong Kong

Dari ‘Menjaga’ Menjadi ‘Melayani’

BACA JUGA  Terkait Penanganan Kasus Brigadir J, PP GPK Dukung Sikap Tegas Presiden Jokowi

Dalam arahannya, Kapolri menegaskan adanya perubahan paradigma yang tengah dibangun Polri. Penanganan aksi massa ke depan tidak lagi didominasi pendekatan pengamanan semata, tetapi menempatkan polisi sebagai pelayan masyarakat, termasuk mereka yang menyampaikan pendapat di muka umum.

“Kita mengubah doktrin kita, dari yang tadinya menjaga menjadi melayani. Ini penting bagi saudara-saudara kita yang menjalankan haknya dalam kebebasan berpendapat,” tegas Jenderal Sigit.

 

Antisipasi Kerusuhan untuk Jaga Stabilitas Nasional

Meski mengedepankan pendekatan humanis, Kapolri menegaskan bahwa Polri tetap memiliki konsep dan langkah taktis menghadapi potensi kerusuhan massa. Hal ini diperlukan untuk menjamin keamanan publik serta mencegah dampak negatif pada fasilitas umum dan perekonomian.

BACA JUGA  Atlet Polri kembali Raih Medali Emas pada PON Aceh-Sumut

“Apabila ini tidak kita kendalikan, tentu berdampak pada stabilitas kamtibmas dan fasilitas publik. Karena itu harus kita jaga,” jelasnya.

Persentase Polisi Hongkong tentang Kerusuhan sosial dimulai pada Juni 2019 dan berlangsung sekitar 15 bulan.

Evaluasi dalam Apel Kasatwil 2025

Penanganan aksi massa menjadi salah satu fokus evaluasi dalam Apel Kasatwil 2025 guna menyesuaikan dengan dinamika sosial serta keberlakuan KUHP baru. Polri, menurut Kapolri, harus terus beradaptasi dan melakukan pembaruan dalam setiap lini pelayanan.

“Ini bagian dari evaluasi dan pembahasan kita. Polri harus melakukan perbaikan karena adanya KUHP baru dan isu-isu terbaru yang berkembang,” kata Kapolri.

 

Komitmen Mewujudkan Pelayanan Publik yang Mudah dan Cepat

BACA JUGA  Wakil Ketua MPR: Tindakan Pimpinan Polri Sangat Jelas dan Terukur

Selain penanganan aksi massa, Kapolri juga memberikan pengarahan mengenai model pelayanan publik yang lebih responsif dan adaptif. Sistem baru ini diharapkan memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan kepolisian.

“Kami berharap Apel Kasatwil menjadi semangat Polri untuk mewujudkan institusi yang lebih responsif, adaptif, dansesuai harapan masyarakat,” pungkasnya. (Supriyadi)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Imigrasi DIY Perkuat Kepatuhan Internal dan Integritas ASN, Tegaskan Gratifikasi Bukan Hal Biasa
Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS
‎Menteri Agama Minta Jemaat GPT dan Gereja Oikoumene Tetap Beribadah, Stop Renovasi Chapel USU
Kapolda Sulsel Buka Pendidikan Bintara Polri, Cetak Generasi Bhayangkara Berintegritas dan Profesional
Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka
‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah
Pastikan Keamanan Riau Bhayangkara Run, Polda Riau Gelar Apel Pasukan
Temui Sri Sultan, Fahri Hamzah Sebut Tata Kota DIY Layak Jadi Inspirasi Nasional

Berita Lainnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:49 WIB

Imigrasi DIY Perkuat Kepatuhan Internal dan Integritas ASN, Tegaskan Gratifikasi Bukan Hal Biasa

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:27 WIB

‎Menteri Agama Minta Jemaat GPT dan Gereja Oikoumene Tetap Beribadah, Stop Renovasi Chapel USU

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:43 WIB

Kapolda Sulsel Buka Pendidikan Bintara Polri, Cetak Generasi Bhayangkara Berintegritas dan Profesional

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:22 WIB

Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:31 WIB

‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah

Berita Terbaru