Sitaro, TRIBRATA TV
Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Djon Ponto Janis, SH, menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan daerah yang matang dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026 serta konsultasi publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, Senin (24/3/2025)
Dalam kesempatan ini, Ketua DPRD menekankan bahwa DPRD berperan aktif dalam penyusunan dokumen perencanaan, baik jangka menengah (RPJMD) maupun jangka pendek (RKPD). Aspirasi masyarakat yang diperoleh melalui reses dijadikan dasar untuk merumuskan kebijakan strategis yang selaras dengan visi pembangunan daerah.
Visi besar yang diusung dalam RPJMD 2025-2029, yakni “Mewujudkan SITARO Maju, Sejahtera, Damai, dan Dahsyat Tahun 2029” atau dikenal sebagai SITARO MASADADA 2029, menjadi pedoman utama dalam merancang berbagai kebijakan pembangunan. Ketua DPRD mengapresiasi pemerintah daerah yang telah menyusun perencanaan secara sistematis sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Salah satu bidang utama yang mendapat perhatian dalam Musrenbang kali ini adalah kesehatan. DPRD menyoroti pentingnya peningkatan fasilitas kesehatan, pelayanan medis, dan kapasitas tenaga kesehatan. Selain itu, inovasi dalam pelayanan kesehatan dinilai krusial untuk memastikan layanan yang lebih cepat dan efisien bagi masyarakat.
Di bidang pendidikan, DPRD mendorong peningkatan kualitas tenaga pengajar serta pemeliharaan sarana pendidikan, terutama di tingkat PAUD dan pendidikan dasar. Penyusunan Peraturan Daerah (Perda) Pendidikan juga menjadi prioritas guna meningkatkan mutu pendidikan di Sitaro.
Pembangunan infrastruktur menjadi fokus lain yang disoroti. DPRD menekankan perlunya akses air bersih, pembangunan jalan lingkar utara Pulau Siau, serta rehabilitasi infrastruktur yang terdampak bencana. Perumahan layak huni dan penanganan sampah juga menjadi bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan di Sitaro.
Dalam bidang ekonomi, DPRD mendorong program verifikasi data nelayan, pemberian bantuan stimulan, serta percepatan pembahasan Perda Mutu Pala sebagai bagian dari penguatan sektor pertanian dan perikanan. Gerakan menanam serta pengembangan UMKM dan pariwisata juga menjadi bagian dari upaya menekan inflasi dan meningkatkan perekonomian daerah.
Ketua DPRD juga menyoroti pentingnya reformasi birokrasi melalui inovasi di setiap perangkat daerah. Peningkatan nilai indeks reformasi birokrasi menjadi indikator penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan transparan.
Dengan adanya Musrenbang RKPD 2026 dan konsultasi publik RPJMD 2025-2029 ini, DPRD berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berkolaborasi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang konsisten, SITARO diharapkan dapat mencapai kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh masyarakatnya. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









