Semester Genap, Sekolah di Medan Belajar Tatap Muka dan Daring Bergantian

- Editorial Team

Rabu, 23 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, TRIBRATA TV

Dalam waktu dekat sekolah akan melaksanakan kembali kegiatan belajar mengajar secara tatap muka setelah dibolehkan oleh pemerintah. Dalam rencananya kegiatan sekolah tatap muka akan dimulai pada Januari 2021 dengan sejumlah persyaratan, termasuk di antaranya menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Namun, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan belum dapat memastikan melaksanakan belajar tatap muka antara guru dengan murid di sekolah, pada awal Januari 2021 mendatang. Begitupun proses pembahasan belajar tatap muka ini tetap akan dilakukan.

“Sesuai kesepakatan bersama dan yang sudah saya sampaikan ke publik, pembahasan untuk belajar tatap muka dilaksanakan awal Januari. Perlu dipahami, ini masih sebatas pembahasan dan bukan mengizinkan melaksanakan belajar tatap muka. Saya akan meminta pendapat dari kalangan pakar ahli, bukan pakar ekonomi,” kata Edy Rahmayadi pada Senin (21/12/2020).

Akan tetapi, proses belajar mengajar untuk semester genap 2020/2021 di SMA Swasta dan Negeri di Kota Medan sedang mempersiapkan berbagai program pembelajaran untuk para siswa-siswinya.

Salah satunya SMA Negeri 4 Medan telah mempersiapkan proses belajar dengan cara tatap muka untuk para siswa di bulan Januari 2021 yang akan datang.

BACA JUGA  Siapkan Pelajar Menjadi Pahlawan Masa Depan, Kodim 0420/Sarko Adakan Srigernas di SMA 12 Merangin

Berdasarkan Surat Pemberitahuan Kepala Sekolah tanggal 16 Desember 2020 No 0596/0536/421.3/2020 yang ditandatangani oleh Drs Ramly, M.Pd kepada orang tua siswa yang diketahui disaat kegiatan pembagian raport yang dilaksanakan secara bertahap mulai Sabtu hingga Selasa (19-22 Desember 2020), bahwa pembelajaran tatap muka dan daring tahun belajar 2020/2021 semester genap akan dilaksanakan mulai 4 Januari 2021 yang diadakan secara bergiliran dalam satu kelas dan dibagi dalam dua kelompok secara bergantian perharinya.

Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi kontak dan berdesakan dengan siswa lain dalam proses belajar tatap muka dan jumlah siswa pergrup dibatasi sekira 18 orang yang dibagi berdasarkan daftar absensi kehadiran siswa.

Kemudian, untuk orang tua siswa diwajibkan membuat surat pernyataan diatas materai bahwa anaknya setuju atau tidak untuk belajar secara tatap muka dan tanpa paksaan.

BACA JUGA  1.400 Orang Ikut Vaksinasi Massal Polda Sulsel

Menurut salah seorang guru di SMA Negeri 4 Betty Simatupang yang merupakan Wali Kelas XII IPA 6 mengatakan bahwa program belajar tatap muka akan dibagi dalam dua bagian kelompok perkelas sesuai daftar nomor urut absensi Siswa.

“Ini dimaksudkan untuk mengurangi resiko timbulnya kluster baru penyebaran Covid-19 dan kita harus ketat dalam melaksanakan prosedur kesehatan yang dihimbau oleh Pemerintah dan tidak ada unsur paksaan dalam program tatap muka ini”, tutur Betty.

“Khusus untuk kelas XII atau kelas tiga SMA proses belajar mereka mungkin hanya sampai bulan Februari karena pada Bulan Maret 2021 mereka akan melaksanakan ujian akhir,” tambahnya ramah.

Ditemui dilokasi, Jhonson Panggabean selaku orang tua Wali siswa mengatakan untuk program tatap muka untuk proses belajar sangat baik. Karena menurut Jhonson para siswa diwajibkan menyimak pembelajaran dengan cara interaksi langsung sehingga pemahaman yang diberikan oleh para guru terhadap siswa dapat diterjemahkan secara langsung dan dicerna.

“Kita sangat setuju dengan kegiatan tatap muka asal dengan memperhatikan Protokol Kesehatan,” katanya.

BACA JUGA  Warga Ramai Datangi Sungai Magguliling, GTPP Covid-19 dan Polres Pangkep Imbau Tidak Berkerumun

Tidak hanya itu, sejumlah orang tua siswa juga menuturkan sangat setuju dengan proses belajar tatap muka yang akan dilaksanakan pihak sekolah, karena proses ini lebih efektif dibanding melalui proses melalui daring walaupun diselang selingi dengan daring. Sebab dengan proses interaksi antara siswa dan guru akan memperoleh pemahaman yang lebih baik bagi siswa, karena disampaikan secara langsung. (Bonni T Manullang)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Tahun 2026, Asahan Kembali Dapat “Jatah” dari Kementrian PU Dirjen SDA
PTPN IV Regional I Kebun Sei Silau Belum Realisasikan Hak Pensiunan
Perkuat Kinerja UPT Pemasyarakatan Langkat, Kakanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Bintorwasdal di Lapas Narkotika Langkat
Membahayakan, Kabel Jaringan Internet Dipasang di Tiang Listrik
Warga Kesulitan BBM, Armada Sawit Justru Menyerap Subsidi Secara Besar-besaran
Perkuat Sinergi, TRIBRATA TV Simalungun Bersilaturahmi dengan Manajemen PKS Bah Jambi
Polres Tebing Tinggi Monitoring SPBU, Pastikan Penyaluran BBM Tetap Kondusif
Penutupan MPLS di SMP Negeri 2 Adian Koting Berlangsung Akrab dan Ceria

Berita Lainnya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:27 WIB

Tahun 2026, Asahan Kembali Dapat “Jatah” dari Kementrian PU Dirjen SDA

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:33 WIB

PTPN IV Regional I Kebun Sei Silau Belum Realisasikan Hak Pensiunan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:02 WIB

Perkuat Kinerja UPT Pemasyarakatan Langkat, Kakanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Bintorwasdal di Lapas Narkotika Langkat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:38 WIB

Membahayakan, Kabel Jaringan Internet Dipasang di Tiang Listrik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:45 WIB

Warga Kesulitan BBM, Armada Sawit Justru Menyerap Subsidi Secara Besar-besaran

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

3 Pejabat Strategis Polres Takalar Resmi Berganti

Sabtu, 18 Jul 2026 - 22:25 WIB

Kriminal

Simpan Sabu dan Ganja, Petani di Karo Ditangkap

Sabtu, 18 Jul 2026 - 21:25 WIB