Medan, TRIBRATA TV
Dua insiden kecelakaan kerja yang menewaskan tiga pekerja dalam waktu berdekatan di lingkungan PTPN IV PalmCo, memicu langkah cepat perusahaan dalam penanganan dan evaluasi sistem keselamatan kerja. Manajemen menyatakan seluruh hak korban telah dipenuhi, dan perusahaan memperkuat pengawasan serta pembaruan prosedur pencegahan di seluruh unit kerja.
Peristiwa pertama terjadi di Kebun Pabatu, Regional II, ketika dua pekerja meninggal dunia tertimpa pohon sawit saat beristirahat setelah bekerja. Insiden kedua terjadi di Kebun Gunung Monako, Regional I, pada Jumat malam (17/10/2025), saat seorang petugas keamanan tewas diduga akibat tersengat listrik.
SEVP Business Support PTPN IV Regional I, Ahmad Diponogoro, menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut.
“Kita berduka, almarhum adalah bagian dari keluarga besar PalmCo. Kami berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Ahmad, Sabtu (18/10/2025).
Ia mengatakan, sesaat setelah kejadian, manajemen segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian, tenaga medis, dan perangkat desa untuk proses evakuasi dan investigasi. Laporan resmi juga telah disampaikan kepada Dinas Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan, serta pihak kepolisian sesuai ketentuan yang berlaku.
Ahmad menegaskan perusahaan telah menyalurkan santunan, asuransi ketenagakerjaan, dan memberikan pendampingan langsung kepada keluarga korban. Sebagai langkah pencegahan, manajemen mempercepat pembaruan dokumen HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control) untuk memetakan potensi bahaya dan pengendaliannya.
“Di area berisiko tinggi seperti jaringan listrik, hanya petugas khusus yang diperbolehkan bekerja. Kami juga memperketat pengawasan keamanan malam dan melakukan inspeksi ulang instalasi listrik,” jelasnya.
Sementara itu, SEVP Business Support PTPN IV Regional II, Arief Subhan Siregar, mengatakan penanganan insiden di Kebun Pabatu juga dilakukan secara cepat dan menyeluruh.
“Kami langsung menginvestigasi bersama tim P2K3 untuk mengetahui penyebab dan menyiapkan langkah pencegahan. Hak-hak karyawan telah kami penuhi dan keluarga mendapatkan pendampingan penuh,” ujar Arief.
Menurutnya, perusahaan menata ulang area kerja dengan melakukan inspeksi terhadap pohon sawit produktif yang berpotensi tumbang serta menetapkan lokasi istirahat aman bagi pekerja lapangan.
“Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi kami untuk memperkuat budaya keselamatan kerja. Pengawasan dan pelatihan K3 akan terus kami tingkatkan,” katanya.
Manajemen PTPN IV menegaskan keselamatan dan kesejahteraan pekerja menjadi prioritas utama.
“Kami ingin setiap insan PalmCo bekerja dengan aman dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat,” tutup Arief.(red)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








