Asahan, TRIBRATA TV
Manusia hanya bisa berencana. Selebihnya Tuhan lah yang menentukan. Sepertinya kata-kata itu benar-benar terjadi pada keluarga ini.
Bagaimana tidak. Niat hati berbelanja untuk persiapan menghadapi Lebaran yang dalam hitungan hari segera tiba, namun kejadian naas malah dialami Kahar bersama istri dan kedua anaknya.
“Orang ini mau ke Kisaran, mau belanja belanja gitu, persiapan lebaran. Iparnya udah duluan naik kreta (sepeda motor, red) nunggu di Kisaran. Suaminya Sales kok istrinya guru honorer. Orangnya baik. Sebenarnya orang ini warga Air Batu, cuma kalo ke Kisaran lebih dekat dari sini daripada lewat Hessa sana. Naas nya lah mungkin. Ninggal di tempat semua wak,” ucap tetangga korban dihubungi dari seberang telepon.
Ceritanya, siang tadi, Minggu (23/3/2025) sekira pukul 12.00 WIB, Kahar bersama istrinya, Wiriani (30) beserta dua anaknya, Erlin Muazan (6) dan Khain (2) terlihat warga akan melintasi perlintasan Kreta Api tanpa palang yang ada di sekitaran Desa Sei Halim Kecamatan Air Batu Asahan, menaiki minibus Toyota Terrios Nopol BK 1261 VL.
Diduga karena kondisi kaca mobil keseluruhan ditutup, baik supir maupun penumpang yang berada di dalamnya tidak mendengarkan teriakan warga yang menyebut sebentar lagi akan ada KA melintas.
Benar saja, saat Minibus berada tepat di tengah perlintasan, datang KA U52 Sribilah Utama dari arah Kisaran menuju Rantau Prapat dengan kecepatan tinggi hingga tabrakan pun tak bisa dielakkan.
Tak lama, suasana haru dan tangisan sejumlah warga yang berada di lokasi tiba-tiba pecah, saat satu persatu tubuh korban dievakuasi dari dalam mobil ditempatkan sementara di samping rumah warga.
“Udah banyak yang teriak, tapi gak dengar. Pas di tengah, mungkin gugup. Antara mau keluar atau apa, tak sempat langsung ditabrak. Kuat kali suaranya. Sampe keseret jauh. Kasihan, meninggal semua,” jawab seorang warga ditanyai di lokasi.
Hingga berita ini dikirimkan, sejumlah warga masih memadati lokasi kejadian. Minibus yang dinaiki para korban juga masih berada di lokasi.
Selain petugas Polsuska, terlihat hadir Kapolsek Air Batu AKP S Tambunan SH bersama anggota di lokasi.
Jasad para korban langsung dibawa menuju Rumah Sakit Haji Abdul Manan Simatupang Kisaran. (Gondrong)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








