Cegah Komoditas Ilegal di Perbatasan, Karantina Entikong Gelar Patroli Gabungan

- Editorial Team

Jumat, 22 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sanggau, TRIBRATA TV

Untuk mencegah masuk dan keluarnya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK), Karantina Entikong gelar patroli gabungan di kawasan perbatasan Nanga Badau dan Aruk, Kamis (20/09/2023) kemarin.

Giat patroli gabungan dilakukan bersama dengan unsur CIQS dan instansi terkait lainnya. Operasi gabungan ini dilakukan untuk mencegah lalu lintas barang, khususnya komoditas pertanian tanpa dokumen sah yang berisiko membawa hama penyakit hewan karantina (HPHK) serta organisme pengganggu tanaman karantina (OPTK) di wilayah perbatasan RI-Malaysia.

BACA JUGA  Jumat Curhat, Warga Ingin Pos Kamling Setiap RT Diaktifkan

Patroli gabungan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Karantina Entikong. Hal ini tindakan preventif terhadap masuknya MP HPHK dan OPTK dari jalur tidak resmi di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

Patroli yang dilakukan berfokus dengan menyusuri Pos 3, Pos Mentari Nanga Badau dan jalur tikus sisi kiri PLBN Aruk menuju patok 200, 199, 198.

Tim tidak menemukan adanya lalu lintas pemasukan atau pengeluaran komoditas pertanian secara ilegal. Karantina Entikong wilker Nanga Badau dan Aruk berpatroli untuk melakukan pengawasan sebagai tindakan preventif perkarantinaan hewan dan tumbuhan serta pengawasan hayati.

BACA JUGA  Kapolres Sintang Cek Posyan MT Haryono

Plt. Kepala Karantina Entikong, Ahmad Nasiruddin Amar menegaskan untuk terus berkomitmen untuk memperketat pengawasan dan menjaga perbatasan terutama di jalur tidak resmi. Pihaknya juga mengapresiasi atas kolaborasi yang sangat baik dalam melakukan pengawasan bersama antar instansi.

“Tim kami akan terus melakukan pengawasan di jalur rawan dengan terus bersinergi bersama berbagai instansi terkait untuk melindungi negeri dari ancaman HPHK dan OPTK yang dapat merugikan pertanian di wilayah perbatasan, yang merupakan wilayah kerja Karantina Entikong.” tutup Anas.
(Syamsumen)

BACA JUGA  Kemarau, Polres Melawi Salurkan Air Bersih di Desa Tanjung Tengang

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Pancasila Pemersatu Bangsa, Polres Sanggau Teguhkan Komitmen Kebangsaan
Partai Gerindra Kalbar Kurban 12 Ekor Sapi
326 WNI Dideportasi dari Sarawak
Panen Jagung Serentak Kuartal II 2026, Polres Sanggau Perkuat Swasembada Pangan
Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih, Pangdam XII/Tpr: Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Malaysia Perketat Perbatasan, Pedagang Kecil Entikong Mulai Menjerit
BNNK Sanggau Cetak Penggiat Anti Narkoba di Entikong
Tak Mampu Nanjak, Truk Melintang di Jembatan Kapuas I

Berita Lainnya

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:10 WIB

Pancasila Pemersatu Bangsa, Polres Sanggau Teguhkan Komitmen Kebangsaan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:28 WIB

Partai Gerindra Kalbar Kurban 12 Ekor Sapi

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:42 WIB

326 WNI Dideportasi dari Sarawak

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:27 WIB

Panen Jagung Serentak Kuartal II 2026, Polres Sanggau Perkuat Swasembada Pangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:19 WIB

Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih, Pangdam XII/Tpr: Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!