Miris, 2 Keluarga Miskin di Labuhanbatu Tak Pernah Terima Bantuan

- Editorial Team

Minggu, 22 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuhanbatu, TRIBRATA TV

Menyedihkan apa yang dialami keluarga Arifin Siregar dan Usman Sinaga warga Desa Seitarolat Dusun Km 14 Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Lebih 7 tahun dua keluarga miskin ini tak pernah tersentuh bantuan apapun dari pemerintah. Untuk menghidupi anak-anak, kedua keluarga ini bekerja serabutan yang tidak menentu penghasilan.

Lampita Br Sinaga (40), istri Arifin Siregar dan Tetty Derliana Br Simanungkalit (38), istri Usman Sinaga, dengan raut wajah sedih berharap agar keluarga mereka mendapat bantuan dari pemerintah.

Mereka mengaku sudah beberapa kali menyampaikan surat permohonan untuk mendapatkan bantuan kepada Kepala Desa.

“Kami sudah berulang kali menyerahkan berkas untuk diajukan sebagai penerima bantuan kepada Pak Laban, Kepala Dusun km 14 dan pernah juga langsung ke tangan bapak Kepala Desa,” kata Lampita di gubuk berlantai tanah yang mereka tumpangi, Kamis (19/8/2021).

BACA JUGA  Kapolres Sergai Bagi Paket Sembako pada Warga Perbaungan

“Suami saya kerja serabutan, terkadang kerja mengambil upah ke ladang orang, kadang sebagai tukang muat sawit. Upahnya tidak seberapa namun tetap kita syukuri,” ucapnya lagi.

Kepala Desa Seitarolat, Julrahmadi Tanjung yang dikonfirmasi mengaku akan mengeceknya pada Kadus. “Nanti saya pertanyakan kadusnya, apa benar (mereka) tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah,” katanya.

Namun sebelumnya ia sempat mengatakan kalau kedua keluarga miskin itu belum masuk pendataan. “Tapi sudah kita daftarkan,” akunya.

BACA JUGA  Bupati Palas Lepas 7 Truk dan 3 Duble Cabin Bantuan Logistik untuk Bencana Alam di Tapsel dan Tapteng

Padahal menurut Anggota DPRD Labuhanbatu, Josman Sinaga, beberapa bulan lalu saat reses ke Desa Seitarolat ia sudah minta Kepala Desa untuk memasukan kedua keluarga itu sebagai penerima bantuan pemerintah.

Ia menyayangkan masih ada warga miskin di Desa Seitarolat yang tidak dapat perhatian dari pemerintah setempat. Ia berharap pemerintahan desa agar mendata kedua keluarga itu dan memasukkan sebagai penerima bantuan pemerintah.

Ia menilai Kepala Desa dan Kepala Dusun harusnya menjadi mata bagi pemerintah untuk menyalurkan bantuan tepat sasaran. “Mereka harus mengutamakan warganya yang benar-benar miskin,” tandasnya.

Sementara Tomi Harahap, Kepala Dinas Sosial Labuhanbatu mengatakan mungkin ada kendala sehingga kedua rumah tangga ini tidak terdaftar sebagai penerima bantuan dari pemerintah.

BACA JUGA  Tangkahan Ilegal Masih Beroperasi di Rantau Utara Labuhanbatu

Ia pun akan menyuruh jajarannya untuk segera mendaftarkan kedua keluarga ini ketika ada pembukaan penerimaan data. (Marhite Rajagukguk)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎
Tidak Benar Isu Rutan Humbahas Dijadikan Markas Penipuan
Masyarakat Menjerit Gas 3 Kg Langka di Labura, Kabag Perekonomian Kaget: Kami Baru Tahu
Kapolres Langkat Tunjukkan Kepedulian terhadap Lansia di Secanggang, Humanisme Polri Hadir di Tengah Masyarakat
Kades Silumajang Dampingi PU Labura Ukur Jembatan Pulo Godan
Jermal Digempur Lagi, Ada Barak Narkoba Model Baru
Kasus Penganiayaan di Jermal VII, Riki Irawan: Libatkan PPATK Periksa Kekayaan GS
Selebgram Jihan Keluhkan Maraknya Oknum Pungli di Jalur Wisata Pemandian Sidebu – Debu

Berita Lainnya

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:21 WIB

Tidak Benar Isu Rutan Humbahas Dijadikan Markas Penipuan

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:28 WIB

Masyarakat Menjerit Gas 3 Kg Langka di Labura, Kabag Perekonomian Kaget: Kami Baru Tahu

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:34 WIB

Kapolres Langkat Tunjukkan Kepedulian terhadap Lansia di Secanggang, Humanisme Polri Hadir di Tengah Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:34 WIB

Kades Silumajang Dampingi PU Labura Ukur Jembatan Pulo Godan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!