Sleman,TRIBRATA TV – Pengendara yang berencana melintas di kawasan Gamping, Kabupaten Sleman, pada Jumat (17/7/2026) sore diminta mengatur kembali waktu perjalanan maupun memilih jalur alternatif. Satlantas Polresta Sleman akan menerapkan rekayasa lalu lintas dalam rangka mendukung kelancaran prosesi tradisi tahunan Saparan Bekakak 2026.
Berdasarkan informasi yang disampaikan kepolisian, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan mulai pukul 13.00 WIB hingga 18.00 WIB. Selama prosesi kirab berlangsung, arus kendaraan di Jalan Wates KM 4,5 hingga KM 6, tepatnya dari Simpang Pelem Gurih sampai Simpang Depok Ambarketawang, Gamping, akan dialihkan sementara.
Satlantas Polresta Sleman mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi ruas jalan yang terdampak penutupan. Pengendara juga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Selain penutupan di lokasi kirab, sejumlah ruas jalan di sekitar Gamping diperkirakan mengalami peningkatan volume kendaraan. Kondisi tersebut berpotensi memicu perlambatan arus lalu lintas, terutama pada Jalan Jogja–Wates mulai dari kawasan Gamping hingga Sedayu dan Simpang Tiga Klangon. Kepadatan juga diperkirakan terjadi di Jalan Siliwangi atau Ring Road Barat, Jalan Brawijaya atau Ring Road Selatan di wilayah Gamping–Kasihan, serta Jalan Godean yang melintasi Kapanewon Godean dan Gamping.
Bagi masyarakat yang hendak menuju Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) maupun Kabupaten Kulon Progo, kepolisian menyarankan penggunaan jalur alternatif. Pengendara dari arah Kota Yogyakarta direkomendasikan melintasi Jalan Bantul sebagai jalur selatan karena dinilai lebih lancar selama rekayasa lalu lintas berlangsung.
Sementara itu, pengendara yang memilih jalur utara dapat melintas dari Simpang Empat Demak Ijo menuju barat ke Simpang Empat Gedongan, Moyudan, kemudian mengambil arah selatan menuju tujuan masing-masing.
Tradisi Saparan Bekakak merupakan agenda budaya tahunan yang rutin digelar di wilayah Ambarketawang, Gamping, dan selalu menarik perhatian masyarakat maupun wisatawan. Kehadiran ribuan peserta serta penonton membuat pengaturan arus lalu lintas menjadi bagian penting untuk menjaga kelancaran kegiatan sekaligus meminimalkan potensi kemacetan.
Di sisi lain, masyarakat yang memiliki agenda penting, termasuk mengejar jadwal penerbangan di Bandara YIA, diimbau memperhitungkan waktu tempuh lebih awal. Dengan demikian, perjalanan tetap dapat berlangsung sesuai rencana meskipun terjadi pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan.(Dik.)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









