Bupati Sleman Harda Kiswaya Dukung Teknologi RO untuk Penyediaan Air Bersih di Gemawang

- Editorial Team

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman,TRIBRATA.TV – Bupati Sleman Harda Kiswaya mendukung pemanfaatan teknologi Reverse Osmosis (RO) sebagai solusi penyediaan air bersih berkelanjutan bagi masyarakat di tengah tantangan perubahan iklim yang memengaruhi ketersediaan sumber daya air.

Dukungan tersebut disampaikan Harda saat menghadiri peluncuran dan seremonial serah terima Program Penyediaan Air Bersih Berkelanjutan berbasis panen air hujan dan mata air dengan teknologi RO di Padukuhan Gemawang, Kalurahan Sumberharjo, Kapanewon Prambanan, Jumat (19/6/2026).

Bupati Sleman Harda Kiswaya resmikan penyedian air bersih sistem RO di Gemawang
Bupati Sleman Harda Kiswaya resmikan penyedian air bersih sistem RO di Gemawang

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PT Hutama Karya (Persero), Yayasan Kinarya Anak Bangsa, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Pemerintah Kabupaten Sleman. Fasilitas penyaringan air modern yang dibangun ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga, khususnya masyarakat RT 04 RW 05 Padukuhan Gemawang.

Kepala Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Hutama Karya (Persero), Dianita Saraswati, mengatakan program ini merupakan wujud komitmen perusahaan melalui dana peduli lingkungan untuk mendukung akses air bersih masyarakat sekaligus menghadirkan solusi inovatif menghadapi dampak perubahan iklim.

“Fasilitas penyaringan air modern ini ditempatkan di Padukuhan Gemawang, khususnya untuk mengaliri kebutuhan warga di wilayah RT 04 RW 05. Program ini terwujud berkat kolaborasi erat lintas sektor antara PT Hutama Karya (Persero), Yayasan Kinarya Anak Bangsa, Sekolah Vokasi UGM, serta Pemerintah Kabupaten Sleman,” ujar Dianita.

Dalam sambutannya, Harda Kiswaya menyoroti perubahan kondisi sumber daya air yang terjadi di Kabupaten Sleman dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, keberadaan mata air saat ini tidak lagi sama seperti sebelumnya sehingga diperlukan langkah adaptasi melalui pemanfaatan teknologi yang tepat guna.

“Hari ini kita harus menyadari bahwa sumber daya air di daerah kita, khususnya di Sleman, sudah berubah. Mata air tidak lagi seperti dulu. Namun, hari ini kita semua bisa mewujudkan solusi melalui teknologi RO, sehingga air bersih yang aman bahkan dapat diolah langsung dari air hujan,” kata Harda.

Ia juga mengapresiasi kontribusi PT Hutama Karya (Persero) dan Yayasan Kinarya Anak Bangsa dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat. Menurut Harda, kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan sumber daya air merupakan investasi penting bagi generasi mendatang.

“Ketika kita menanam kepedulian terhadap lingkungan dan menjaga sumber air hari ini, maka yang akan dipetik oleh generasi mendatang adalah keberlanjutan kehidupan dan kesehatan yang lebih baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Harda menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga dari keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan mengelola fasilitas yang telah tersedia.

Ia berharap semangat gotong royong dan partisipasi warga terus terjaga sehingga manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Melalui pemanfaatan air hujan dan sumber air yang tersedia di wilayah tersebut, teknologi filtrasi dan Reverse Osmosis mampu menyaring air hingga menjadi air bersih yang aman dan layak konsumsi. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, mendukung produktivitas ekonomi warga, serta memperkuat ketahanan air bersih di Padukuhan Gemawang.(Dik.)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Di Tengah Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Malioboro Tetap Berdenyut: Wisatawan dan Warga Nikmati Pentas Seniman Jalanan di Depan Beringharjo
Damkar Kota Yogyakarta Prioritaskan Layanan Darurat Meski Anggaran Operasional Terbatas
Modus Izin Sakit, Sopir Gudang di Bantul Bobol Brankas Tempat Kerja dan Gasak Rp57 Juta
Pencari Kayu Bakar di Gunungkidul Ditemukan Meninggal di Dasar Luweng Alas Turi
Misteri Kebakaran Berulang di Seyegan Masuki Babak Baru, Putri Agusyani Minta Hasil Kajian dan CCTV
Viral Mahasiswa UMY Amankan Pria Diduga Intel, Polda DIY: Personel Aktif Sedang Bertugas
Ibu dan Balita Asal Surakarta Terseret Ombak di Pantai Drini, Berhasil Diselamatkan Petugas
Remaja 17 Tahun di Gunungkidul Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Berawal dari Perselisihan Jaket

Berita Lainnya

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:25 WIB

Di Tengah Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Malioboro Tetap Berdenyut: Wisatawan dan Warga Nikmati Pentas Seniman Jalanan di Depan Beringharjo

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:05 WIB

Bupati Sleman Harda Kiswaya Dukung Teknologi RO untuk Penyediaan Air Bersih di Gemawang

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:51 WIB

Damkar Kota Yogyakarta Prioritaskan Layanan Darurat Meski Anggaran Operasional Terbatas

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:48 WIB

Modus Izin Sakit, Sopir Gudang di Bantul Bobol Brankas Tempat Kerja dan Gasak Rp57 Juta

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:32 WIB

Pencari Kayu Bakar di Gunungkidul Ditemukan Meninggal di Dasar Luweng Alas Turi

Berita Terbaru