Banyuwangi, TRIBRATA TV
Hujan deras seharian mengguyur Perkampungan Kedawung Desa Sraten Kecamatan Cluring, Banyuwangi meluluh lantahkan pondasi dan pagar Makam Prabu Tawangalun pada Senin 15 Desember 2026.
Kuburan Makam Prabu Tawangalun Kedawung Desa Sraten Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi yang sekarang menjadi destinasi wisata religius, pondasi dan pagarnya luluh lantah akibat diguyur hujan deras seharian penuh.
Masyarakat Kedawung sangat mengharapkan agar pondasi yang hancur segera diperbaiki Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi.
Menurut Irawan Suyanto tokoh masyarakat setempat saat melihat langsung kondisi pondasi tersebut sangat miris sekali.
“Padahal itu perkiraan baru satu tahun dibangun dengan menggunakan dana APBD namun sekarang sudah rusak karena kedalaman pondasi kurang dan bahan campuran kurang sesuai atau asal-asalan sehingga ketika tergerus air tidak tahan dan mudah hancur,” jelasnya.
Lebih lanjut Irawan menjelaskan,apabila pondasi dan pagar ini tidak segera dibangun maka semua area makam akan longsor dan hilang.
Kejadian ini sudah disampaikan ke Pemerintah Desa Sraten dan Pemda Kabupaten Banyuwangi. Masyarakat berharap agar secepatnya bisa diperbaiki agar tidak merambat ke semua pondasi area makam Prabu Tawangalun Kedawung.(Irawan)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









