Surabaya, TRIBRATA TV
Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita meninjau Koperasi Merah Putih Kelurahan Kutisari Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Rabu (18/2/2026).
Pantauan TRIBRATA TV di lokasi, Tandyo didampingi Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak. Peninjauan ini dilakukan sebelum serah terima bangunan koperasi merah putih yang telah selesai dibangun TNI di bawah kewenangan Kodam V Brawijaya ini.
Memanfaatkan lahan 1.000 meter persegi, Koperasi Merah Putih di Kelurahan Kutisari ini sudah siap operasional. Infrastruktur telah selesai dibangun, lengkap dengan bantuan kendaraan angkut seperti truk, kendaraan pick up roda empat dan juga kendaraan roda tiga untuk mobilisasi logistik.
“Ini adalah bagian dari program nasional kita menata 1.135 KDKMP di seluruh Indonesia yang sudah terbangun 100 persen,” tegas Tandyo kepada TRIBRATA TV, Rabu (18/2/2026).
Secara nasional, pembangunan KDKMP bisa dibangun 80.000 di seluruh penjuru Indonesia. Saat ini seluruh pihak sedang melakukan percepatan agar ada progres signifikan yang bisa dicapai di tahun 2026.
“Memang masih jauh dari harapan. Namun mudah-mudahan nanti di bulan Agustus 2026 kita bisa mencapai target kurang lebih 30.000 KDKMP bisa terbangun,” ujarnya.
KDKMP adalah program prioritas nasional yang diharapkan akan menjadi pelecut kebangkitan ekonomi kerakyatan. Di mana masyarakat bisa memanfaatkan koperasi merah putih untuk mendapatkan akses bahan pangan murah dan berkualitas. Selain itu layanan dan fasilitasnya juga lengkap mulai dari menjual sembako, apotek dan juga gudang.
“Kita tadi bisa lihat fasilitas di KDKMP ini lengkap dengan kendaraan roda empat, ada truk dan juga kaisar roda tiga. Ini adalah miliknya rakyat sehingga bisa menggerakkan ekonomi di tingkat bawah,” imbuh Tandyo.
Ke depan tentu dibutuhkan pelatihan bagi pengelola koperasi merah putih agar bisa operasional secara baik, menjalankan bisnis, mendapatkan untung dan yang utama menggerakkan ekonomi rakyat.
Di sisi lain, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak menegaskan, di Jatim sudah ada 380 KDKMP yang telah beroperasi. Saat ini ada ribuan koperasi merah putih yang tengah dibangun dengan bantuan Kodam V Brawijaya.
Pihaknya memastikan, program prioritas nasional ini akan terus dikawal hingga masyarakat bisa merasakan manfaat ekonomi dari hadirnya KDKMP.
“Yang sudah terbangun full hampir 400 titik, dan ribuan lokasi juga sudah on progress. Jadi yang di Surabaya ini adalah modul ya, jadi dimananpun lokasinya akan seperti ini bentuknya, dengan memanfaatkan lahan seluas 1000 meter persegi,” kata Emil.
Jika ada daerah yang kesulitan menyediakan lahan 1.000 meter per segi dikatakan Emil juga akan ada penyesuaian.
Misalnya bentuk modulnya disesuaikan. Sebab informasi dari Agrinas di Kalimantan ada yang dibentuk panggung dan lain-lain, dengan menyesuaikan kondisi geografis di wilayah tersebut.
“Namun kita perlu mengapresiasi bahwa di sini tidak hanya ritel ya, dimana ada toko sembako, apotek, tapi juga ada klinik untuk pelayanan,” kata Emil.
Dengan adanya koperasi merah putih ini pihaknya optimistis masyarakat akan bisa mendapatkan bahan pangan murah karena koperasi ini akan memangkas biaya distribusi logistik yang signifikan. Sehingga petani maupun masyarakat bisa mendapatkan fair price atau harga yang adil.
“Namun terkait operasional kita berharap ada bantuan cover juga dari Agrinas. Karena koperasi ini kan pasti butuh ongkos awal ya untuk listrik, AC, bahkan sistemnya sudah pakai jaringan internet dan seterusnya. Agar di awal tidak ada working capital atau modal kerja,” pungkas Emil. (Akhmad Yulianto)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








