Kasus Kematian Casis Polri, Polres Sintang Sampaikan Rangkaian Aktivitas Korban

- Editorial Team

Kamis, 18 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sintang, TRIBRATA TV

Polres Sintang kembali menyampaikan hasil penyelidikan kasus kematian Calon Siswa (Casis) Polri yang beberapa waktu lalu juga telah digelar releasenya terkait hasil autopsi korban.

Pemaparan ini untuk menjawab beragam pertanyaan terkait kematian korban S (20) yang terjadi pada 5 September 2023 lalu.

Kapolres Sintang AKBP Dwi Prasetyo Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Wendi Sulistiono menjelaskan timeline rangkaian kejadian dari aktifitas yang dilakukan korban sebelum meninggal hingga ditemukannya jenazah korban tergeletak di lanting dalam keadaan meninggal dunia.

Pada timeline yang sempat dijabarkan oleh Kasat Reskrim dimulai dari aktifitas korban pukul 07.00 Wib hingga laporan kematian korban pukul 17.30 Wib, terdapat aktifitas korban dimana sebelum meninggal dunia sempat mengunjungi toko pertanian untuk membeli racun rumput.

“Korban sekitar pukul 11.00 Wib hingga 11.18 Wib terpantau CCTV salah satu toko pertanian, dengan tujuan membeli racun rumput merk Roundup, tak berselang lama pukul 11.33 Wib sampai dengan 11.36 Wib korban kembali ke toko pertanian dan menukar racun rumput merk Roundup ke Gramakuat”, ungkap Kasat, Kamis (17/1/2024).

BACA JUGA  Panglima TNI Kunjungi PLBN Jagoi Babang

Usai membeli racun rumput, korban kembali ke kediaman bibi korban untuk beristirahat dan aktifitas korban berhenti pada pukul 13.00. Namun ketika dua saksi yang merupakan teman casis satu grup dengan korban menelpon sebanyak 7 kali tetapi tak mendapatkan respon apapun dari korban.

Karena tak kembali ke Polres dan panggilan telpon tak mendapatkan respon, saksi lainnya mengunjungi kediaman korban untuk mengecek namun korban tidak sedang berada di rumah.

“Pada saat saksi mengecek ke rumah korban, korban sudah tidak ada di rumah karena korban meninggalkan rumah juga tanpa memberitahu orang di rumahnya”, tutur AKP Wendi.

BACA JUGA  Tabrakan Maut di Sekayam: Dua Pengendara Motor Meninggal, Truk Kabur

“Pukul 14.01 Wib korban ini sempat melihat percakapan whatsapp yang ada di grupnya, ini terekam pada status read pesan whatsapp, adapun sebelumnya pukul 13.30 Wib saksi yang berprofesi sebagai penyedot pasir di Sungai Melawi sempat melihat korban jalan turun ke lanting dengan posisi agak sempoyongan seperti orang mabuk”, tambahnya.

Dari runtutan kejadian hingga ditemukannya meninggal dunia di Lanting, Kasat Reskrim melalui hasil autopsi menjelaskan tidak terdapat keganjilan mengingat tidak ditemukannya luka fisik pada tubuh korban melainkan kematiannya diakibatkan oleh masuknya zat berbahaya kedalam tubuh korban.

Hal ini dipertegas oleh Kapolres Sintang karena pihaknya tidak menemukan keganjilan pada korban berdasarkan keterangan dari rekan-rekan sesama casis sewaktu berlatih di Polres Sintang.

BACA JUGA  Hakim Tolak Tangguhkan Penahanan 6 Anggota Batamad

“Ini upaya maksimal Kepolisian khususnya Polres Sintang dalam mengungkap kematian korban, adapun keluarga sudah legowo, sudah ikhlas dalam menerima kematian korban tetapi kita juga sampaikan jika muncul fakta-fakta baru tentunya ini akan langsung kita sampaikan pada keluarga korban”, terang Kapolres.(Indrianus)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas
Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta
Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:14 WIB

Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:36 WIB

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Berita Terbaru