Menginspirasi Lewat Aksi Nyata, IPDA Zulhamsyah Putra Konsisten Menjadi Sahabat Masyarakat

- Editorial Team

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjungpinang, TRIBRATA TV

Di tengah tuntutan tugas dan tanggung jawab yang semakin besar setelah menyandang pangkat Perwira Polisi, IPDA Zulhamsyah Putra, memilih tetap berada di tengah masyarakat. Baginya, pangkat dan jabatan bukanlah alasan untuk menciptakan jarak dengan warga, melainkan amanah yang harus digunakan untuk memberi manfaat yang lebih luas kepada sesama.

Komitmen itu diwujudkannya melalui berbagai kegiatan sosial yang selama ini dikenal masyarakat dengan nama “Razia Perut Lapar” (RPL). Program kemanusiaan tersebut telah menjadi bagian dari keseharian IPDA Zulhamsyah Putra dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Berbeda dengan razia pada umumnya, Razia Perut Lapar tidak bertujuan mencari pelanggaran atau kesalahan. Sebaliknya, kegiatan ini dilakukan untuk menemukan masyarakat yang membutuhkan perhatian, bantuan, dan kepedulian.

Dari kampung ke kampung, dari rumah sederhana hingga kawasan pemukiman yang jarang tersentuh bantuan, IPDA Zulhamsyah Putra bersama sejumlah relawan dan keluarganya hadir membawa makanan siap santap, paket sembako, serta dukungan moral bagi warga yang membutuhkan.

Baginya, pengabdian kepada masyarakat tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum dan menjaga keamanan. Pengabdian juga dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang mampu meringankan beban hidup masyarakat.

“Menyandang pangkat Perwira bukan berarti harus menjaga jarak dengan masyarakat. Justru amanah itu harus menjadi jalan untuk semakin banyak membantu dan hadir bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Zulhamsyah.

Di berbagai kesempatan, ia kerap menemukan kisah-kisah yang menyentuh hati. Mulai dari seorang ibu yang rela menahan lapar demi anak-anaknya, kakek yang hidup seorang diri dengan persediaan beras yang terbatas, hingga anak-anak yatim yang hidup dalam kesederhanaan.

BACA JUGA  Nama Tempat di Tanjungpinang yang Tinggal Kenangan

Pengalaman tersebut semakin menguatkan tekadnya untuk terus menjalankan kegiatan sosial yang telah dirintis sejak beberapa tahun terakhir.

Langkah yang dilakukan IPDA Zulhamsyah Putra terbilang sederhana. Ia datang langsung ke masyarakat, mendengarkan keluhan mereka, kemudian memberikan bantuan sesuai kemampuan yang tersedia. Tidak ada acara seremonial yang berlebihan, tidak ada pencitraan, hanya kepedulian yang diwujudkan melalui aksi nyata.

Menurutnya, kebahagiaan sejati bukanlah ketika seseorang hidup berkecukupan seorang diri, melainkan ketika mampu melihat orang lain tersenyum karena bantuan yang diberikan.

“Kenyang adalah nikmat. Namun melihat orang lain kenyang karena uluran tangan kita adalah nikmat yang berlipat ganda. Mari terus berbagi, karena setiap kebaikan yang diberikan tidak hanya membawa kebahagiaan bagi mereka yang menerima, tetapi juga menjadi keberkahan bagi kita yang memberi,” katanya.

Pesan tersebut bukan sekadar ungkapan motivasi. Bagi Zulhamsyah, kalimat itu merupakan prinsip hidup yang terus ia pegang dalam menjalani tugas dan kehidupan sehari-hari.

Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin individualistis, ia mengajak semua pihak untuk kembali menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama. Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk berbuat baik, tanpa harus menunggu memiliki kelebihan harta atau jabatan.

“Tidak ada kebaikan yang terlalu kecil untuk dilakukan. Senyuman, perhatian, bantuan, dan kepedulian kepada orang lain bisa menjadi amal yang sangat besar nilainya di sisi Allah SWT,” ujarnya.

BACA JUGA  Dua Rumah di Kota Tanjungpinang Dilalap si Jago Merah

Ia juga mengingatkan bahwa membantu dan memudahkan urusan orang lain merupakan salah satu jalan untuk mendapatkan pertolongan dari Allah SWT.

“Mudahkan urusan orang lain, mudahkan rezeki orang lain, dan mudahkan hidup orang lain. Insya Allah, Allah SWT akan memudahkan urusan kita di dunia maupun di akhirat,” tuturnya.

Meski saat ini bertugas di Batam dan menjalani penugasan di lingkungan Polda Kepulauan Riau, semangatnya untuk terus menjalankan Razia Perut Lapar tidak pernah surut.

Saat dihubungi awak media, IPDA Zulhamsyah Putra mengaku masih aktif menjalankan kegiatan sosial tersebut di sela-sela kesibukan dinasnya.

“Alhamdulillah baik, Bang. Saat ini saya berada di Batam dan sementara bertugas di Polda. Minggu lalu ketika berada di Tanjungpinang, saya bersama istri tetap melaksanakan kegiatan RPL dengan memasak dan membagikan makanan serta sembako kepada masyarakat di Kampung Bakau Seijang, Kampung Pemulung, dan kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ganet, Kota Tanjungpinang,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (14/6/2026).

Ia memastikan program tersebut akan terus berjalan selama masih ada kesempatan dan tidak mengganggu tugas kedinasan yang menjadi tanggung jawab utamanya.

“Insya Allah kegiatan RPL tetap berjalan. Jika ada waktu luang dan tidak mengganggu kedinasan saya di Batam, saya akan sempatkan kembali ke Tanjungpinang untuk melaksanakan kegiatan RPL,” katanya.

Kehadiran IPDA Zulhamsyah Putra melalui berbagai aksi sosial selama ini meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat. Tidak sedikit warga yang berharap dirinya dapat kembali bertugas di Polresta Tanjungpinang agar lebih dekat dengan masyarakat yang selama ini merasakan manfaat dari kegiatan Razia Perut Lapar.

BACA JUGA  Kapolda Kepri Apresiasi Razia Perut Lapar

Bagi masyarakat, sosok Zulhamsyah bukan hanya seorang anggota Polri, tetapi juga sahabat yang hadir saat mereka membutuhkan bantuan dan perhatian.

Kisah inspiratif yang ditunjukkan IPDA Zulhamsyah Putra menjadi pengingat bahwa pengabdian sejati tidak selalu diukur dari pangkat, jabatan, maupun penghargaan yang diterima. Pengabdian sejati justru tercermin dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.

Di akhir wawancara, ia kembali menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung kegiatan Razia Perut Lapar, mulai dari pimpinan, para dermawan, hingga rekan-rekan media.

“Saya hanya perpanjangan tangan dan perantara dari orang-orang baik. Tanpa dukungan Bapak Kapolda Kepri, para Dermawan, dan teman-teman Media, RPL tidak akan bisa membantu mengisi perut-perut yang lapar. Terima kasih untuk semua kebaikan yang telah diberikan,” tutup IPDA Zulhamsyah Putra. (M.Holul)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Bhabinkamtibmas Polsek Simpang Kanan Cek Perkembangan Jagung Pilpil
Kapolres Merangin Silaturahmi dengan Ketua MUI Provinsi Jambi dan Tokoh Agama
Para Guru RA-MI Islamiyah Sangkur Refreshing ke Umbul Bening
Longsor Berulang di SDN Palangsari 1 Puspo, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemerintah
Dukung Program Polda Riau, Polsek Simpang Kanan Turun ke Lahan Jagung Bersama Warga
Polsek Binawidya Gelar Jumat Berkah Bersama Ojol
Jelang HUT Bhayangkara, Kapolres Merangin Anjangsana ke Warakauri
Polres Bintan Mediasi Kelompok Nelayan 2 Desa

Berita Lainnya

Senin, 15 Juni 2026 - 09:42 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Simpang Kanan Cek Perkembangan Jagung Pilpil

Senin, 15 Juni 2026 - 09:23 WIB

Menginspirasi Lewat Aksi Nyata, IPDA Zulhamsyah Putra Konsisten Menjadi Sahabat Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:29 WIB

Kapolres Merangin Silaturahmi dengan Ketua MUI Provinsi Jambi dan Tokoh Agama

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:18 WIB

Para Guru RA-MI Islamiyah Sangkur Refreshing ke Umbul Bening

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:34 WIB

Longsor Berulang di SDN Palangsari 1 Puspo, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemerintah

Berita Terbaru

Kriminal

Kepergok Curi Tabung Gas, Warga Pontianak Nyaris Dimassa

Senin, 15 Jun 2026 - 20:37 WIB