Sitaro, TRIBRATA TV
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menginisiasi untuk membangun kembali Kolam Renang Suembak, yang dulu pernah menjadi kebanggaan Pulau Siau saat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (PORDA) Sulawesi Utara–Tengah pada Agustus 1963.
Suembak nama turunan dari kata Belanda Zwembad yang berarti kolam renang ini. menjadi ikon kebanggaan Pulau Siau. Di tengah era itu, keberadaan kolam renang berstandar nasional di pulau kecil ini sangat jarang terjadi.
Renovasi ini digagas demi menghidupkan kembali fasilitas olahraga berstandar nasional yang kini hanya menyisakan puing-puing, dengan fungsinya hanya tinggal cerita kejayaan masa lalu.
Sebelumnya pada 5 Juni 2025, Bupati Chyntia Ingrid Kalangit, S.K.M., beserta Wakil Bupati Heronimus Makainas, SE, dan jajaran, meninjau langsung area ini, untuk melihat kondisi terkini dan memulai tahap awal bersih‑bersih lokasi sebagai bagian dari kerja bakti massal pada Jumat, (13/06/2025).
TONTON VIDEONYA:
Bupati Chyntia menjelaskan pembangunan ini mendapat dukungan dari Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, dengan anggaran dari Dana Bagi Hasil provinsi untuk digunakan bagi pembangunan di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro khususnya untuk sarana olahraga, yakni kolam renang swembak tersebut.
“Kolam renang ini sangat bersejarah dimana kolam renang Suembak ini pernah menjadikan Sitaro sebagai tuan rumah Porda Sulut dan Sulutteng l, untuk itu karena perhatian dari Gubernur YSK untuk bidang olahraga dan pariwisata makanya beliau menginstruksikan untuk DBH dikhususkan untuk pembangunan sarana olahraga dan menjadi fokus kami adalah kolam renang suembak ini, “tutur Bupati.
Bangunan ini berdiri di atas lahan seluas 4.600 m², yang telah bersertifikat dan masuk dalam aset milik daerah. Pemerintah daerah menegaskan peruntukan utama fasilitas ini adalah untuk mendukung kegiatan olahraga, terutama bagi pelajar, meskipun kemungkinan dibuka untuk umum juga sedang dikaji.
“Dari sisi lahan, sudah tidak menjadi masalah. Kita sudah memiliki sertifikat seluas 4.600 meter, lahan yang sangat besar dan nanti kalau sudah bersih bisa disesuaikan kembali gambarnya apakah sudah sesuai atau tidak, “tambahnya.
Perencanaan teknis meliputi pembersihan area oleh jajaran ASN setempat hingga persiapan desain dan gambar konstruksi sudah dipersiapkan.
“Terkait perencanaannya sudah ada, gambarnya sudah ada makanya sekarang diadakan kerja bakti supaya kelihatan bagian mana yang batas batas kita, yang kita punya dan itu akan kita bangun, pokoknya tahun ini akan segera dibangun Suembak yang baru, “pungkasnya dengan optimis.
Kolam renang ini diharapkan menjadi tempat rekreasi serta pusat pengembangan atlet renang lokal, sekaligus memperkuat sektor pariwisata olahraga daerah.
Dengan pembangunan yang akan digencarkan tahun ini, Suembak Akesimbeka tidak hanya dihidupkan sebagai memori kejayaan masa lalu, tetapi juga sebagai simbol komitmen pemerintah untuk pengembangan olahraga, rekreasi, dan peningkatan kualitas fasilitas publik. Semua upaya ini pun telah mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi dan anggaran yang telah siap diperuntukkan sejak awal. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









