Nias Selatan, TRIBRATA TV
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Nias Selatan (Nisel) kembali menjadi sorotan. Pasalnya, di Kecamatan Ulunoyo dan Kecamatan Lolomatua, tercatat 10 sekolah hingga kini belum menerima program MBG.
Kesepuluh sekolah yang belum tersentuh program MBG yakni:SMP Negeri 2 Ulunoyo, SD Negeri Marao, SMA Marao, SD Negeri Puncak Lolomatua, SD Negeri Sonaha Nose, SMP Negeri Sonaha Nose, SD Negeri Hilimaera, SD Negeri Botohilinduria, SD Negeri Tumari dan SMP Negeri 4 Lolomatua Desa Tumari.
Padahal, program MBG diharapkan mampu membantu pemenuhan gizi siswa sekaligus meningkatkan semangat belajar di sekolah. Ketika sejumlah sekolah di wilayah lain sudah mulai berjalan sejak akhir tahun lalu, para siswa di Ulunoyo dan Lolomatua masih menunggu kepastian pelaksanaan.
Sekolah Harap Tidak Ada Ketimpangan
Perwakilan sekolah menyampaikan dukungan terhadap program MBG, namun berharap pelaksanaannya dilakukan secara merata.
“Program MBG sangat membantu anak-anak, terutama bagi siswa yang membutuhkan. Namun sampai sekarang sekolah kami belum menerima. Kami berharap ada pemerataan agar tidak ada wilayah yang tertinggal,” ujar salah satu perwakilan sekolah, Sabtu (14/3/2026).
Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Sokhiwoloo Ndruru, juga menegaskan proses pendataan telah dilakukan sejak lama.
“Program MBG di wilayah lain sudah berjalan sejak bulan November. Data siswa kami sudah diambil, bahkan telah ditandatangani berita acara bahwa sekolah layak menerima. Namun sampai sekarang belum ada kejelasan dari tim pengelola,” ungkapnya.
Keresahan serupa disampaikan perwakilan orang tua siswa, Ama Yasi Ndruru, yang membenarkan bahwa wilayah Ulunoyo dan Lolomatua hingga kini belum merasakan program MBG.
“Memang benar sampai sekarang wilayah Ulunoyo dan Lolomatua belum tersentuh MBG, sementara di kecamatan terdekat sudah mulai sejak November 2025. Kami berharap ada alasan yang jelas dari pihak pengelola kenapa sampai sekarang belum dibagikan,” ujarnya.
Menurutnya, program tersebut sangat dinantikan para orang tua karena dinilai membantu kebutuhan gizi anak-anak di sekolah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait jadwal pelaksanaan MBG di 10 sekolah tersebut. Pihak sekolah dan masyarakat berharap instansi terkait segera memberikan penjelasan sekaligus langkah konkret demi pemerataan program.
Program MBG diharapkan menjadi solusi nyata bagi peningkatan kesehatan dan kualitas pendidikan siswa. Karena itu, transparansi dan pemerataan pelaksanaan menjadi harapan besar masyarakat di Nias Selatan. (Fanema Bago)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









