Timor Tengah Selatan, TRIBRATA TV
Kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur. Kali ini memberikan bantuan peralatan sekolah kepada para siswa SD Negeri Oeyek di Desa Fae Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Senin (9/3/2026).
Bantuan diserahkan Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Ny.Mumul Dorizen bersama rombongan Pejabat Utama.
AKBP Hendra Dorizen, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendukung dunia pendidikan serta sebagai upaya meningkatkan semangat belajar para siswa di wilayah terpencil.
Kapolres mengaku sangat bangga melihat kemampuan para siswa yang tetap berprestasi meski berada di daerah terpencil.
“Kami sangat bangga karena meskipun dengan fasilitas yang terbatas, anak-anak di sini tetap semangat belajar, bahkan siswa kelas dua sudah bisa membaca, menulis, dan berhitung dengan baik adalah hal yang sangat membanggakan,” katanya.
Ia juga menyampaikan salam hormat dari Kapolda NTT kepada seluruh masyarakat dan pelajar yang ada dengan harapan agar bantuan yang diberikan bermanfaat bagi para siswa. Pihaknya juga menyoroti kondisi sekolah yang berada di daerah terpencil dengan akses jalan yang rusak serta fasilitas yang masih terbatas.
“Namun semangat anak-anak luar biasa untuk menimbah ilmu dengan berbagai keterbatasan,” ujarnya.
Ia berharap bantuan yang diberikan bisa membantu dan memberi semangat bagi anak-anak. “Ke depan sekolah ini juga mudah-mudahan mendapat perhatian lebih dari pemerintah agar sarana dan fasilitas sekolah semakin baik demi menunjang kemajuan pendidikan,” tutup Kapolres.
Sementara itu, Kepala SD Negeri Oeyek, Neltji L. Toislaka, menyampaikan terima kasih kepada Kapolda NTT dan Kapolres TTS, Ketua Bhayangkari TTS serta rombongan.
Baginya kunjungan tersebut menjadi motivasi besar bagi para guru maupun siswa-siswi.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolda NTT dan Bapak Kapolres TTS bersama Ibu yang telah datang langsung ke sekolah kami, meskipun cuaca kurang baik dan akses jalan menuju sekolah ini cukup rusak namun bapak ibu berusaha hingga tiba di sekolah kami,” katanya.
Ia menjelaskan proses belajar mengajar di sekolahnya sejauh ini berjalan dengan baik. Bahkan sebagian besar siswa sudah mampu membaca dan menulis dengan lancar.
Namun menjadi kendala adalah kondisi bangunan sekolah yang hampir roboh terutama saat hujan dan angin kencang. “Kami sudah menyampaikan kondisi bangunan sekolah ini ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTS, namun sampai saat ini belum perhatian,” ungkapnya.
Ia berharap ke depan ada perhatian dari pemerintah agar untuk dilakukan renovasi terhadap sekolahnya. (Efan Baitanu)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









