Medan, TRIBRATA TV
Salah satu tuntutan massa saat demo di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Polda Sumut Kamis (11/6/2026) lalu, yang mendesak dan meminta Kejaksaan Agung RI untuk memeriksa serta menangkap Jimmy Ginting ditanggapi Kejati Sumut.
Nama Jimmy Ginting diduga terlibat dalam pusaran kasus korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN) yang saat ini tengah diselidik oleh Kejagung RI.
Terkait hal tersebut, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menanggapinya dan memberikan respons bahwa tuntutan tersebut akan segera diteruskan ke Kejaksaan Agung RI karena yang menangani kasus MBG itu dibawah Kejagung.
Pernyataan itu disampikaan oleh Kasi Penkum Kejati Sumut, Rizaldi, S.H., M.H kepada TRIBRATA TV usai perwakilan massa diterima oleh Kajati Muhibuddin di ruang lobby Kajati Sumut, Sabtu (13/6/2026).
Rizaldi mengatakan, karena masalah MBG tidak hanya terjadi di Sumatera Utara saja, namun di seluruh Indonesia, maka tuntutan tersebut harus disampaikan ke Kejaksaan Agung RI di Jakarta.
”Sesuai laporan dan masukan, nanti langkah-langkah Pak Kajati akan melaporkan ke Kejaksaan Agung, bahwa di daerah pun ada temuan MBG yang tidak sesuai dengan prosedur,” kata Rizaldi.
Dikatakan, semua tuntutan massa akan ditindaklanjuti, meskipun harus dipertanyakan dulu kepada ke Kejaksaan Agung, karena mereka yang melakukan pemeriksaan.
”Dengan adanya bukti-bukti apa saja yang ada di Sumatera Utara, segera kita laporkan ke Kejaksaan Agung, nanti kita tunggu petunjuk dari Kejaksaan Agung,” tegasnya.
Sebelumnya, massa mendesak Kejaksaan Agung RI dan Kejati Sumut agar memanggil serta memeriksa Jimmy Ginting terkait pernyataan tersangka Sonny Sanjaya dalam sebuah wawancara potcast.
Sonny menyebut ada permintaan titik dapur SPPG di Medan, Sumatera Utara, sehingga seluruh pihak-pihak yang disebutkan Sonny harus dipanggil dan diperiksa.
Dalam sebuha podcast Sonny Sanjaya itu, nama Jimmy Ginting disampaikan sebelum ia ditahan oleh Kejagung. Jabatan Jimmy Ginting di BGN adalah Inspektorat Utama.
Nama lengkapnya, Jimmy Alexander Adirman Ginting. Dia merupakan seorang pensiun Polri dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal (Brigjen).
”Pernah ada nih dapur sudah jadi 190 itu hasil siapa? kita semua. Saya tidak bekerja sendirian i didn’t work alone. Jadi ini kerja semua, hasil mitra yang dicari oleh pak Dadan, mitra-mitra yang dicari pak Pusung, mitra-mitra yang dicari Jimmy Ginting, pak Sarwono, semua orang yang di BGN yang kita tugaskan cari mitra dalam rangka mewujudkan MBG,” kata Sony Sanjaya dalam sebuah wawancara di podcast yang diunggah di Youtube. (red)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online







