Gagal, Pertemuan Pedagang Dengan Disperindagsar Sergai

- Editorial Team

Kamis, 12 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serdang Bedagai, TRIBRATA TV

Pertemuan antara pedagang Pasar Rakyat Perbaungan dengan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar Serdang Bedagai (Disperindagsar Sergai) di Aula Disperindagsar, Desa Bengkel Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) pada Selasa (10/11/2020) kemarin gagal dilaksanakan.

Pasalnya para pedagang menolak kehadiran undangan diluar pedagang dan pihak Disperindagsar. Dalam pertemuan itu hadir pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Sergai.

Para pedagang meminta agar pertemuan diselenggarakan antara Kepala Dinas Disperindagsar, Karno Siregar dengan para pedagang, tidak memperbolehkan siapa pun yang mengikuti pertemuan tersebut selain pedagang.

BACA JUGA  Tolak Masa Jabatan Presiden Ditambah, Mahasiswa Demo ke DPRD Kepri

“Kami meminta pak Kadis dan yang berkompoten aja yang menghadiri pertemuan ini, karena pertemuan ini, seperti pertemuan anak dan bapak dan kami tidak perlu ada yang lain,” pinta salah seorang pedagang.

Menanggapi hal ini, Karno Siregar mengatakan bahwa pertemuan ini terbuka untuk umum.

“Siapa saja boleh menghadiri, apa lagi ini ada pengurus APPSI, lembaga yang resmi keberadaannya di Sergai. Saya rasa tak ada masalah ikut mengetahui hasil pertemuan Ini,” ujar Karno.

Namun para pedagang tetap menolaknya. Karena tidak ada kesepakatan akhirnya pertemuan tidak dapat dilanjutkan. Para perwakilan pedagang Pasar Rakyat Perbaungan kemudian meninggalkan tempat dan membubarkan pertemuan.

BACA JUGA  Protes Buang Limbah, Puluhan Massa AMPPUH Demo PKS Perkebunan Ajamu

Ketua DPC APPSI Sergai Agus Taufik menyatakan seharusnya para pedagang Pasar Rakyat Perbaungan tidak boleh bersikap demikian.

“Karena kami dari APPSI siap mendampingi dan menampung aspirasi mereka dan kita asosiasi pedagang yang jelas dan terdaftar di Kesbang Linmas Sergai,” ujarnya.

Sebelumnya pada Selasa 3 November lalu para pedagang berunjuk rasa di Kantor Disperindagsar. Mereka mempertanyakan 15 pernyataan yang berdasarkan keterangan Disperindagsar dan Dinas PUPR Sergai pada 16 Juli 2020 lalu.(Willy Lubis)

BACA JUGA  Tuntut Tutup Mini Market, Forum Asosiasi Masyarakat UMKM Lutim Bersatu Lakukan Aksi Unras

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎
Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang
Wisatawan 63 Tahun Meninggal Usai Alami Kejang di Area Parkir Pantai Drini
‎Sadis, 50 Orang Suruhan GS Culik dan Bacok Adik Anggota TNI
Petani di Karo Dibunuh 2 Pria, Jasad Dibuang di Bawah Jembatan Pancur Batu
Bus PO Palala Padang-Jakarta Terbakar di Muba, 38 Penumpang Selamat
Halangi Pemasangan Plang, Warga Gowa Dikeroyok dan Dibusur
Api Misterius Terus Muncul di Rumah Agus Yani Sleman, Ahli Pertanyaan Dugaan Gas Metana

Berita Lainnya

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎

Senin, 1 Juni 2026 - 18:35 WIB

Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:57 WIB

Wisatawan 63 Tahun Meninggal Usai Alami Kejang di Area Parkir Pantai Drini

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

‎Sadis, 50 Orang Suruhan GS Culik dan Bacok Adik Anggota TNI

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:15 WIB

Petani di Karo Dibunuh 2 Pria, Jasad Dibuang di Bawah Jembatan Pancur Batu

Berita Terbaru

error: Content is protected !!