Sitaro, TRIBRATA TV
Kepedulian pemerintah daerah kembali ditunjukkan Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Chyntia Ingrid Kalangit, yang terus turun langsung ke lapangan menemui masyarakat terdampak bencana banjir bandang, Sabtu (10/01/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Sitaro ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memastikan seluruh proses penanganan pascabencana berjalan optimal, khususnya dalam penyaluran bantuan kepada warga yang membutuhkan.
Bupati Chyntia Ingrid Kalangit memulai kunjungannya dengan mendatangi Pos Lapangan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Kepulauan Sitaro untuk memantau secara langsung sistem distribusi bantuan.
Di posko tersebut, ia memastikan bantuan yang disalurkan kepada masyarakat pascabencana banjir bandang benar-benar merata, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Selain melakukan pemantauan, Bupati juga menerima bantuan kemanusiaan dari Persit Kartika Chandra Kirana Pengurus Daerah XIII sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap warga Pulau Siau.
Bantuan tersebut kemudian dicek ketersediaan dan mekanisme pendistribusiannya, termasuk logistik yang tersimpan di Kantor Kecamatan Siau Timur agar tidak terjadi penumpukan maupun kekurangan di titik tertentu.
Dalam wawancara dengan awak media, Bupati Chyntia Ingrid Kalangit, S.KM menyampaikan bantuan telah mulai diterima sejak pagi hari dan koordinasi penanganan bencana terus dilakukan bersama seluruh pihak terkait.
“Pagi tadi saya menerima bantuan dari Persit Kartika Chandra Kirana Pengurus Daerah XIII, dan hari ini pukul 09.00 WITA saya akan menjemput Bapak Kapolda di Lapangan Batahi Ondong,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, “Bapak Kapolda akan datang menggunakan helikopter. Semoga cuaca baik dan beliau tiba dengan selamat,” ucapnya dengan penuh harap.
TONTON VIDEONYA
Bupati juga secara terbuka mengakui bahwa dalam kondisi darurat bencana, masih terdapat sejumlah kendala koordinasi yang perlu segera dibenahi.
Ia menemukan adanya ketidakseimbangan distribusi bantuan di beberapa lokasi, di mana sebagian posko belum menerima makanan, sementara posko lainnya justru mengalami kelebihan logistik.
“Karena ini bencana, memang koordinasinya masih kurang. Saya temukan di lapangan ada tempat yang belum mendapatkan makanan, tapi ada posko yang sudah kelebihan,” tegas Bupati.
Menurutnya, komunikasi menjadi kunci utama dalam penanganan bencana, sehingga ia telah mengimbau seluruh dinas terkait untuk lebih aktif turun langsung ke lapangan.
“Komunikasi itu sangat penting, sehingga saya sudah menghimbau agar seluruh dinas rajin turun ke lapangan supaya mengetahui langsung kondisi masyarakat,” tambahnya.
Bupati berharap seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan, hingga masyarakat, terus bersinergi agar penanggulangan pascabencana dapat berjalan dengan baik dan optimal.
Sementara itu, Dandim 1301/Sangihe Letkol TNI Czi Nazarudin, S.T., M.IP menegaskan kesiapan penuh jajaran TNI dalam mendukung penanganan bencana di wilayah Pulau Siau.
“Untuk kesiapan pasukan, kami selalu siap di lapangan. Setiap pagi kami melaksanakan apel pembagian tugas dan sore hari apel evaluasi untuk menentukan langkah selanjutnya,” jelas Dandim.
Hingga saat ini, proses penanganan dan pemulihan pascabencana banjir bandang di Pulau Siau terus dilakukan secara terpadu oleh berbagai unsur, dengan fokus membersihkan rumah warga agar para pengungsi dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









