‎Seorang Jurnalis di Sumut Raih Gelar Doktor, Disertasinya Terkait Citra Polri

- Editorial Team

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, TRIBRATA TV

‎Jurnalis senior Sumatera Utara, Eddy Iriawan resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Komunikasi usai berhasil mempertahankan disertasinya berjudul ‘Model Manajemen Komunikasi Dalam Merekonstruksi Citra Kepolisian Negara Republik Indonesia’ pada sidang promosi doktor (sidang terbuka) Program Studi Doktor Ilmu Komunikasi FISIP USU di Ruang IMT-GT biro Rektor USU, Senin (8/6/2026).

‎Dalam sidang terbuka yang dipimpin oleh Wakil Rektor III USU, Prof. Dr. Eng Himsar Ambarita itu, Eddy memaparkan disertasinya dihadapan tim promotor terdiri dari Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain, Prof. Dr. Drs. Humaizi dan Prof. Dr. Dra. Dewi Kurniawati, serta para penguji luar komisi yakni Prof. Dr. Suwardi Lubis, Prof. Dra. Lusiana Adriani Lubis dan Prof. Dr. Dadang Rahmat Hidayat. Hadir pula sebagai tamu undangan Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan.

‎Secara garis besar, Eddy yang sejak tahun 98 telah berkecimpung di dunia jurnalistik menjelaskan, penelitiannya berkaitan erat dengan banjirnya informasi di tengah gempuran dunia digital saat ini. Fenomena yang terjadi belakangan ini, banjirnya informasi yang beredar terutama melalui platform media sosial sangat mempengaruhi citra bagi aparat penegak hukum di Indonesia.

‎“Secara khusus pada objek yang saya teliti yakni pada Institusi Kepolisian RI, bahwa citra negatif Polri ini sebesar 66,2 persen didasarkan pada pengalaman buruk pribadi yang dialami para individu saat berurusan dengan polisi. Diantaranya tidak mendapat respon atas pengaduan yang mereka sampaikan,” kata Eddy mengawali.

‎Eddy menambahkan, citra negatif akibat pengalaman buruk masyarakat saat berurusan dengan polisi ini juga menjadi bertambah besar lewat dua peristiwa yang terjadi di tubuh institusi kepolisian yakni berkaitan dengan dua perwira tinggi Polri yakni kasus Ferdy Sambo dan juga kasus narkoba Teddy Minahasa.

‎“Meskipun peristiwa-peristiwa kejahatan itu dilakukan oleh beberapa oknum, namun derasnya arus informasi mengenai peristiwa itu membuat masyarakat meng-generalisir kejahatan tersebut secara institusi,” ujarnya.

‎Dalam konteks komunikasi, hal ini menurut Eddy dapat memperburuk citra Polri jika tidak ditemukan metode yang tepat untuk meluruskan informasi sekaligus memperbaiki citra mereka. Dalam hal inilah, Eddy menemukan satu sistem kebaharuan informasi atau Novelty dalam hal perbaikan pola komunikasi guna mereduksi citra negatif yang semakin massif terbangun.

‎Eddy menyebutkan, dalam hal ini Polri tidak cukup hanya melakukan langkah-langkah framing media, gerakan sosial digital dan konstruksi narasi publik. Namun, jauh lebih dalam ia menemukan bahwa kebutuhan saat ini adalah bagaimana Polri secara institusi dituntut mampu memberikan respon tekanan tagar melalui strategi komunikasi dan manajemen citra secara bersamaan.

‎“Kebaharuan atau Novelty ini saya beri istilah dengan model PRISM (Publik Response Integrated Strategic Managemen Image Recover) Polri,” ungkapnya.

‎PRISM Polri tersebut menurut penelitian Eddy terdiri dari 8 langkah strategis yakni indentifikasi awal yakni memantau aktivitas tagar di media, kemudian melakukan klasifikasi isu dimana isu dikelompokkan berdasarkan segmen politik, sosial dan lainnya; analisis konteks dengan menilai konteks sosial, narasi dominan dan aktor kunci dibalik penyebaran tagar untuk merumuskan strategi komunikasi yang tepat; respons terintegrasi dengan menyusun konten klarifikasi berbasis data sesai gaya bahasa publik; kolaborasi lintas lembaga dengan melibatkan kementerian atau lembaga lain di luar Polri; dialog publik dengan membuka ruang partisipasi publik seperti diskusi daring, polling dll; evaluasi berkala dampak komunikasi terhadap opini publik menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif atas data media sosial; dan dokumentasi dan adaptasi dengan mencatat seluruh respon, strategi dan hasil dalam database institusi utnuk menjadi acuan dalam penanganan isu serupa di masa mendatang.

‎“Yang terpenting dari semua ini adalah lini divisi humas sebagai yang terdepan mulai dari Mabes, Polda hingga ke tingkat Polsek. Keseragaman gerak dalam menerapkan ini akan menentukan keberhasilan dalam membangun komunikasi untuk merestrukturisasi citra positif Polri,” pungkasnya.

‎Usai menyampaikan disertasinya, Eddy Irawan dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude oleh pimpinan sidang terbuka. (red)

BACA JUGA  Pesan Terakhir Sang Ayah Membawa Uksam Raih Gelar Doktoral

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Majelis-Jemaat Gereja Oikoumene USU Siap Martir Melawan Ketidakadilan
Sinergi Pemerintah dan Gereja, Bupati Taput Ajak Umat Katolik Jadi Garam dan Terang Masyarakat
Usai Viral, Ini Pengakuan Korban dan Kordinator SPPG Asahan
Polda Sumut Siagakan Pengamanan Berlapis Laga Indonesia vs Vietnam
Pemadaman Listrik Bergiliran 3-4 Jam Perhari di Sumut Hingga 14 Juni
Polres Samosir Ungkap Tiga Kasus Pencurian, 6 Pelaku Diamankan
‎Rapidin Simbolon Bantu Asrama SMAK Negeri Samosir, Siswa Tampak Bahagia
‎Pelaku Kekerasan Terhadap Perempuan Diringkus, Korban Kritis di Rumah Sakit

Berita Lainnya

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:41 WIB

‎Seorang Jurnalis di Sumut Raih Gelar Doktor, Disertasinya Terkait Citra Polri

Senin, 8 Juni 2026 - 23:11 WIB

Majelis-Jemaat Gereja Oikoumene USU Siap Martir Melawan Ketidakadilan

Senin, 8 Juni 2026 - 13:34 WIB

Sinergi Pemerintah dan Gereja, Bupati Taput Ajak Umat Katolik Jadi Garam dan Terang Masyarakat

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:43 WIB

Usai Viral, Ini Pengakuan Korban dan Kordinator SPPG Asahan

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:18 WIB

Polda Sumut Siagakan Pengamanan Berlapis Laga Indonesia vs Vietnam

Berita Terbaru

Kriminal

Polres Bengkulu Selatan Ungkap 4 Kasus Menonjol

Senin, 8 Jun 2026 - 18:31 WIB

Regional

Hulu Balang LAM Kepri Dikukuhkan

Senin, 8 Jun 2026 - 16:17 WIB