Luwu Utara, TRIBRATA TV
Para pengemudi dan pemilik armada dump truck di Kabupaten Luwu Utara sepakat membentuk wadah kebersamaan bernama Solidaritas Dump Truck Luwu Utara (SDTLU). Organisasi ini hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap nasib sopir dan pekerja angkutan, sekaligus memperjuangkan kesejahteraan serta keselamatan kerja.
Diketahui Solidaritas Dump Truck Luwu Utara dibentuk pada Sabtu 16 Agustus 2025 dan sementara ini dengan jumlah anggota sebanyak seratus orang meliputi 8 wilayah Kecamatan se Kabupaten Luwu Utara, Sulsel.
H. Aan Ely Nusdarianto yang terpilih jadi Ketua Umum menyebutkan pembentukan solidaritas ini dilatarbelakangi oleh banyaknya persoalan yang dihadapi para sopir di lapangan, mulai dari biaya operasional yang tinggi, persoalan jalan rusak, hingga ketidakpastian harga angkutan.
“Kami ingin ada wadah yang menaungi sopir dan pemilik dump truck agar suara kami bisa tersampaikan, baik kepada pemerintah maupun perusahaan yang menggunakan jasa kami,” ungkapnya.
Selain sebagai sarana advokasi, SDTLU juga berkomitmen meningkatkan rasa persaudaraan antar-sopir. Mereka akan rutin mengadakan pertemuan, penggalangan solidaritas sosial, hingga program bantuan darurat jika ada anggota yang mengalami kecelakaan atau musibah di jalan.
Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menyambut baik terbentuknya wadah ini. Diharapkan, komunikasi antara pelaku usaha transportasi material dengan pemerintah dapat lebih terarah, sehingga keluhan sopir dapat ditindaklanjuti, terutama soal perbaikan infrastruktur jalan dan pengaturan angkutan tambang.
Menurut Aan Ely Nusdarianto, Solidaritas Dump Truck Luwu Utara dibentuk bukan hanya sekadar organisasi, tetapi sebuah gerakan sosial untuk memperjuangkan hak dan keselamatan para pekerja angkutan yang menjadi tulang punggung pembangunan daerah.
Sementara itu, Yunus Kabanga selaku Ketua Umum Kordinasi Lapangan Solidaritas Dump Truck Luwu Utara menyampaikan organisasi ini lahir dari kebutuhan untuk memperkuat suara para sopir dan pemilik armada dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
“Solidaritas ini kami bentuk bukan hanya sebagai wadah komunikasi, tetapi juga sebagai bentuk persatuan untuk memperjuangkan kesejahteraan sopir, memastikan keselamatan kerja, serta menjaga hubungan baik dengan pemerintah dan masyarakat,” ujar Yunus.
Lebih lanjut, Yunus Kabanga menegaskan pihaknya siap menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam mendukung kelancaran distribusi material serta menjaga ketertiban di Kabupaten Luwu Utara.
Dengan adanya wadah ini, para sopir diharapkan lebih mudah mendapatkan perlindungan, akses informasi, serta dukungan sosial ketika menghadapi kendala di lapangan. (Mulyadi)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









