Karo, TRIBRATA TV
Perambahan hutan di Deleng Cengkeh, sekitar 8 kilometer dari Desa Kutabangun, Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, berdampak kepada penurunan debit atau pasokan air minum ke desa di bantaran hutan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Kutabangun, Nada Ginting kepada wartawan pada Minggu (6/6/2021) melalui WhatsApp.
Menurut Ginting, pihaknya menerima keluhan dari masyarakat, sejak beberapa bulan belakangan ini pasokan air minum di desa ini mengecil. Setelah menerima laporan itu, Sabtu (5/6/2021), Pemdes bersama BPD, tokoh masyarakat dan perangkat desa melakukan survei ke lokasi mata air yang berada di Deleng Cengkeh yang jaraknya sekitar 8 kilometer dari desa ini.
“Di lokasi tersebut, kami melihat ada sekitar 10 hektar hutan dirambah. Disitu kami temukan satu pondok sudah dibangun penggarap serta lahan sudah ada ditanami dengan kopi,” katanya.
Ia menambahkan, dampak perambahan tersebut mereka menemukan ada satu titik mata air (dari tiga mata air) sudah mengering, hal tersebut membuat pasokan air menjadi kecil.
Melihat hal itu, Pemdes Kutabangun, BPD, dan masyarakat berencana pekan ini akan mendatangi dan melaporkan perambahan tersebut kepada UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah XV di Kabanjahe. (Erwin)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









