Toba, TRIBRATA TV
Kepala Dinas BPBD Kabupaten Toba, dr Pontas Batubara keluhkan minimnya peralatan yang dimiliki dinasnya dalam penanggulangan saat terjadi bencana.
Hal tersebut dijelaskan kepada TRIBRATA TV saat proses pencarian warga yang hanyut di Desa Meranti Utara pada Rabu 3 Maret 2021 lalu.
Menurutnya, dalam proses pencarian warga yang hilang di sungai, pihaknya hanya memiliki dua perahu karet yang bisa tahan selama 1 jam. Karenanya mereka sering terpaksa meminjam perahu karet ke pihak Basarnas.
Sedang dalam penanganan bencana longsor, mereka meminjam peralatan dari Dinas PUPR Toba. Diakuinya BPBD Toba tidak memiliki dana langsung pakai untuk menunjang kinerja mereka.
Hal ini kata dr Pontas Batubara telah disampaikan kepada Pemkab Toba dan DPRD namun sampai saat ini belum ada realisasi. Akibatnya BPBD selalu lamban dalam menangani setiap bencana.
Bupati Toba, Poltak Sitorus yang dikonfirmasi mengatakan akan melakukan sesuai dengan kemampuan. Ia akan berkoordinasi dengan kabupaten lain.
Ketika ditanya tentang dana siap pakai, Poltak Sitorus mengatakan harus diberikan sesuai peraturan yang berlaku. (Jamarlin saragih)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









