Polisi Cekatan Antisipasi Tawuran Antar Pelajar

- Editorial Team

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendari, TRIBRATA TV

Tim Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil menggagalkan rencana penyerangan antar sekolah setelah terlibat aksi kejar-kejaran dramatis di tengah hujan pada Kamis (4/12/2025). Empat orang pelajar diamankan karena kedapatan konvoi sambil membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit.

Aksi kejar-kejaran antara petugas dan kelompok pelajar tersebut terjadi di Jalan Orinunggu, Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Padal Tim Patroli Ipda Arief Rahman, S.H., M.Pwk., M.H bersama Dantim 1 Bripka Boy Sagita, menjelaskan bahwa penangkapan ini bermula dari laporan warga setempat yang resah melihat sekelompok pelajar berkonvoi dengan membawa senjata berbahaya.

BACA JUGA  Polda Sultra Gelar Rakor Lintas Sektoral Pengamanan Nataru

“Laporan dari warga yang melihat sekelompok pelajar sedang konvoi sambil membawa sajam,” ujar Bripka Boy Sagita.

Siswa yang dimainkan Aparat Kepolisian

Setelah pengejaran yang berlangsung cepat, polisi berhasil menangkap empat pelajar yang terlibat, yakni RA (16), HM (15), AL (15), dan FA (16). Saat diinterogasi di lokasi penangkapan, keempatnya mengaku berasal dari SMKN 6 dan SMAN 10 Kendari.

Kepada petugas, mereka mengakui bahwa konvoi bersenjata itu bertujuan untuk melakukan penyerangan terhadap SMKN 4 Kendari. Bripka Boy Sagita menambahkan bahwa motif dari penyerangan ini adalah aksi balas dendam.

BACA JUGA  Kapolda dan PJU Polda Sultra Dites Urine Dadakan

“Mereka berniat melakukan penyerangan ke SMKN 4 Kendari. Hal tersebut dilakukan karena mereka merasa sakit hati lantaran sebelumnya, SMKN 4 Kendari lebih dulu menyerang SMAN 10 Kendari,” terang Boy.

4 siswa yang diamankan

Sebanyak empat pelajar yang berhasil diamankan tersebut, beserta barang bukti berupa celurit dan dua unit sepeda motor yang digunakan dalam konvoi, kini telah diserahkan ke Polsek Poasia. “Guna mendalami lebih lanjut, keempat remaja pelajar tersebut bersama sajam dan dua unit sepeda motor dibawa dan diserahkan ke Polsek Poasia,” pungkas Boy, memastikan kasus ini akan ditindaklanjuti secara hukum. (Ali)

BACA JUGA  'Polantas Menyapa': Dirlantas Polda Sultra Bagikan Helm dan Bunga

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp7,9 Miliar
Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Tempuran Ungkap Kronologi Tragis Kasus Pengeroyokan
Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan
‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk
Memenuhi Unsur, Oknum Pengacara Tersangka di Polda Sumut ‎
DPD GWI Sumut Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan
Tersangka Pengerusakan dan Pembakaran Dilimpahkan ke Kejari Simeulue
Dirres PPA dan PPO Polda Sumut Koordinasi dengan USU, Dorong Korban Dugaan Pelecehan Seksual Segera Melapor

Berita Lainnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:58 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp7,9 Miliar

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:03 WIB

Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Tempuran Ungkap Kronologi Tragis Kasus Pengeroyokan

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:37 WIB

Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:20 WIB

‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk

Selasa, 21 Juli 2026 - 03:54 WIB

Memenuhi Unsur, Oknum Pengacara Tersangka di Polda Sumut ‎

Berita Terbaru