Kapolda Sumut: Bripka Arfan Saragih Tewas Bunuh Diri, Motif: Masalah Penggelapan Pajak

- Editorial Team

Rabu, 5 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, TRIBRATA TV

Tim Polda Sumatera Utara menyimpulkan kematian Bripka Arfan Saragih (AS) yang mayatnya ditemukan di Dusun Simullop, Desa Siogung Ogung Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir pada Senin (06/03/2023) akibat meminum racun sianida yang dipesannya secara online.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Sumut, Irjen Pol. RZ.Panca Putra Simanjuntak pada konfrensi pers di Aula Tribrata Markas Polda Sumatera Utara, Selasa (04/04/2023) sekira pukul 21.00 WIB malam.

Ia menyebutkan, kesimpulan itu didapat setelah Tim Polda Sumatera Utara yang dibentuk bekerja secara marathon selama sepuluh hari dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa 274 saksi, melakukan analisa IT pada ponsel korban dan pemeriksaan oleh 11 ahli.

BACA JUGA  Percepat Vaksin di Kepulauan Nias, Kapolda Sumut Dorong Destinasi Wisata Tumbuh Kembali

Dikatakannya tim memperoleh lima kesimpulan yang mendasar.

“Penyebab matinya Bripka Arfan Saragih adalah karena masuknya sianida ke saluran makan hingga lambung dan saluran pernafasan. Tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban. Sianida yang digunakan dibeli secara online melalui aplikasi Shopee dari Toko Friza Tani Bogor,” katanya.

Kapolda juga mengungkap motif korban bunuh diri. “Motifnya karena masalah penggelapan yang dihadapi,” katanya.

Terkait adanya luka benturan tumpul disebabkan saat terjatuh usai minum racun sianida kepala korban membentur ke benda sekitar.

BACA JUGA  Bupati Karo Sampaikan SPT Tahunan Tepat Waktu

Menurutnya, untuk kasus penggelapan pajak senilai Rp2,5 miliar, tim Polda Sumatera Utara juga sudah menetapkan 5 tersangka dari (UPT) Samsat Pangururan Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara.

“Tim penyidik sedang mencari keberadaan Edgar Tambunan alias Acong dan untuk kerugian pajak, kita minta UPT dan Dispenda untuk mencari jalan penyelesaian,” tutur Kapolda.

Diketahui Bripka Arfan Saragih, Anggota Polres Samosir bertugas di Samsat Pangururan Kabupaten Samosir.

Mendengar kesimpulan itu, pihak keluarga dan Penasehat Hukumnya kecewa dan akan menempuh jalur hukum untuk mengungkap kebenaran kematian itu. (edrin/r)

BACA JUGA  Diduga Depresi, Sukanto Gantung Diri

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp7,9 Miliar
Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Tempuran Ungkap Kronologi Tragis Kasus Pengeroyokan
Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan
‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk
Memenuhi Unsur, Oknum Pengacara Tersangka di Polda Sumut ‎
DPD GWI Sumut Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan
Tersangka Pengerusakan dan Pembakaran Dilimpahkan ke Kejari Simeulue
Dirres PPA dan PPO Polda Sumut Koordinasi dengan USU, Dorong Korban Dugaan Pelecehan Seksual Segera Melapor

Berita Lainnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:58 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp7,9 Miliar

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:03 WIB

Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Tempuran Ungkap Kronologi Tragis Kasus Pengeroyokan

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:37 WIB

Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:20 WIB

‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk

Selasa, 21 Juli 2026 - 03:54 WIB

Memenuhi Unsur, Oknum Pengacara Tersangka di Polda Sumut ‎

Berita Terbaru