Agar Tidak Terulang Seperti Tahun-Tahun Sebelumnya, Panitia Mandi Belimau Diminta Profesional

- Editorial Team

Selasa, 5 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Pelalawan, TRIBRATA TV

Acara Mandi Belimau Sultan di Kelurahan Pelalawan adalah acara yang ditunggu tunggu masyarakat. Selain digelar setahun sekali juga terdapat nilai adat istiadat yang kental di dalamnya.

Para tokoh besar akan hadir di acara itu baik tokoh adat maupun tokoh pemerintah Kabupaten Pelalawan dan tentu suksesnya acara tergantung pada panitianya terlebih panitia tingkat Kelurahan Pelalawan.

Sebagai tuan rumah panitia tingkat bawah harus memperhatikan betul persiapan dan penempatan bidang serta orang orang yang bergabung di kepanitiaan itu.

Acara Mandi Balimau biasa dilaksanakan ketika hendak memasuki bulan suci Ramadhan.

Begitu juga pada tahun ini tahun 1445 H/2024 M, rangkaian acara Mandi Belimau dibalut dengan tabligh akbar ceramah agama pada malam menjelang hari H. Biasa pada tahun sebelumnya diselingi penampilan seni dan besoknya ada ziarah makam, tahlil behanyut dan siang sampai sorenya adalah prosesi mandinya.

BACA JUGA  Jelang Idul Fitri, BRI Balige Gelar Bhakti Sosial di Panti Asuhan Yasin Tambunan

Prosesi adat akan dibuka oleh tuan Sultan Pelalawan Assyaidis Syarif Kamaruddin Haroen, Tengku Besar Pelalawan.

Sayangnya sudah bertahun tahun acara Belimau Sultan di Kelurahan Pelalawan terkesan negatif akibat kepanitiaan yang dinilai sangat tidak profesional. Pasalnya ada dugaan uang habis namun hasilnya tak memuaskan.

Panitia dinilai tidak terbuka terkait anggaran yang didapat dari proposal pada perusahaan-perusahaan sekitar.

Menurut, T Masvendi, seorang warga, orang-orang yang terlibat dalam kepanitiaan setiap tahunnya selalu sama dan dalam pengerjaannya dianggap hanya menguntungkan sekelompok orang saja.

“Contoh kecil pekerjaan seperti membersihkan pekarangan sekitar anjungan tepian Sungai Kampar dan persiapan lainnya seperti bambu untuk umbul umbul yang dianggap perlu tidak ada keterbukaan, hanya menguntungkan sekelompok orang saja,” katanya, Senin (4/3/2024).

BACA JUGA  DPRD Kepri Minta Pemda Antisipasi Kenaikan Harga Pangan Jelang Ramadhan

Ia menilai seharusnya acara bisa mewah namun karena orang yang dipilih adalah kelompok yang haus dengan duit akhirnya acara memeriahkan seperti tahlil behayut bahkan makan minum terkesan tidak diperhitungkan.

“Ada banyak pengalaman para tetamu yang hadir tak dapat makan siang. Saya harap Camat Pelalawan bisa mengontrol ketua panitia memperhatikan kelemahan-kelemahan di panitia, jangan hanya mau nama saja tapi di bawah di otak atik oleh sekelompok orang,” tegasnya.

Dikatakannya, Mandi Belimau Sultan adalah simbol dan marwah Kelurahan Pelalawan sehingga seharusnya semua orang yang bisa bekerjasama dilibatkan melalui rapat.

Sementara itu Camat Pelalawan Yusman Efendi yang dikonfirmasi soal anggaran kegiatan ini tidak menjawab.

BACA JUGA  Kapolres Kuansing Bersama Tokoh Agama Ikuti Kirab Merah Putih di Istana Merdeka

Sedang Sekcam Theofandu mengaku kalau soal kepanitiaan memang ditunjuk tanpa musyawarah dengan dalih karena waktu yang singkat. “Semua diberikan kepada Tuk Penghulu,” jawabnya singkat.

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Polres Lhokseumawe Gelar Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan Bersama Masyarakat
Perkuat Sinergi Demi Kemajuan Daerah, Plt. Bupati Sitaro Satukan Forkopimda dalam Pertemuan Penuh Keakraban
Harmonisasi Dua Rancangan Perbup, Pemkab Sitaro Matangkan Tata Kelola Arsip dan Arah Pembangunan 2027
Temu Kangen Nelayan Jawa-Bali di Pantai Bulusan: Meriah dengan Lomba Perahu Layar
15.080 Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run 2026
Kapolres Lhokseumawe Hadiri Pisah Sambut Dandim 0103/Aceh Utara, Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergitas TNI-Polri
Nasir Nurdin Nyatakan Siap Maju Kembali sebagai Ketua PWI Aceh Periode 2026–2031
Mahasiswa Universitas Ibrahimmy Genteng KKN di Desa Srateng Cluring

Berita Lainnya

Senin, 20 Juli 2026 - 07:00 WIB

Polres Lhokseumawe Gelar Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan Bersama Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:37 WIB

Perkuat Sinergi Demi Kemajuan Daerah, Plt. Bupati Sitaro Satukan Forkopimda dalam Pertemuan Penuh Keakraban

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:41 WIB

Harmonisasi Dua Rancangan Perbup, Pemkab Sitaro Matangkan Tata Kelola Arsip dan Arah Pembangunan 2027

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:26 WIB

Temu Kangen Nelayan Jawa-Bali di Pantai Bulusan: Meriah dengan Lomba Perahu Layar

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:10 WIB

15.080 Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run 2026

Berita Terbaru