Dapat Bisikan Ghaib, Seorang Pemuda di Jambi Bunuh Kedua Orangtuanya

- Editorial Team

Kamis, 5 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjab Barat, TRIBRATA TV

Durhaka, seorang anak di Kelurahan Teluk Nilau Kecamatan Pengabuan Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Barat, Jambi, Rabu (4/1/2023), tega membunuh kedua orangtuanya.

Peristiwa pembunuhan ini diketahui dari kecurigaan warga melihat pintu rumah korban terkunci, penghuninya tak keluar. Hingga warga memaksa untuk masuk.

Setelah pintu terbuka, warga melihat kedua korban sudah tak bernyawa dengan terdapat sejumlah luka pada kedua tubuh korban.

Korban sekaligus ayah dari pelaku, Khairul Anwar (54) bersimbah darah tergeletak di lantai, dengan luka di bagian kepala. Sementara, sang istri Rosma (50) mengalami luka di bagian punggung.

BACA JUGA  Spesialis Rumah Kosong Diringkus Polsek Kalidoni

Atas laporan, yang diterima dari warga, tim Reskrim Polsek Pengabuan pun bergegas bergerak ke lokasi.

Dari hasil olah TKP, pihak kepolisian muncul kecurigaan korban sepasang suami istri dibunuh oleh anak kandungnya bernama Doni Oktavianus (34).

“Korban sepasang suami istri, pelakunya anak kandungnya sendiri, saat ini pelaku sudah diamankan,” tutur Kapolsek Pengabuan AKP Edi Purnawan, saat dihubungi media TRIBRATA TV.

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku mengahibisi nyawa kedua orangtuanya, dengan sebilah parang.

BACA JUGA  Berulangkali Sundut Api Rokok ke Kaki Bocah, Ayah Tiri Diringkus Polsek Panipahan

“Pelaku melakukan pembunuhan karena mendapat bisikan gaib, yang menyampaikan, jika orang tuanya (Korban) adalah dajal, pendosa, dan harus dibunuh,” tutur Kapolres Tanjab Barat AKBP Muharman Arta, didampingi Kasatreskrim, serta Kapolsek Pengabuan saat konferensi pers.

Kejadiannya terjadi sekira pukul 02.00 (4/1/2023) dini hari. Pertama kali yang dibunuh ayahnya, kemudian ibunya. Setelah itu, pelaku mandi ke sungai.

“Kejadiannya dini hari, pertama kali yang dibunuh itu ayahnya. Setelah itu, pelaku mandi ke sungai, dan barang bukti parang dibuang ke sungai,” pungkasnya. (Kurniawan Gusti Nasution)

BACA JUGA  Polres Asahan Gagalkan Peredaran 28 Kg Sabu

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda
Tanggul Jebol, Tapteng Dihantam Banjir Lagi
Sekitaran Bukit Katarina “Makan” korban, Pasutri Warga Buntu Pane Meninggal di Tempat
Ini Nama dan Asal Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

Berita Lainnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:12 WIB

Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:21 WIB

Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:04 WIB

Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Senin, 20 Juli 2026 - 14:37 WIB

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Porak Poranda

Berita Terbaru