Disdikbud Luwu Timur Diduga Kutip Biaya Iklan Fiktif dari Semua SD dan SMP

- Editorial Team

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Luwu Timur, TRIBRATA TV

Solidaritas Wartawan Luwu Timur (Swaltim) mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut dugaan iklan fiktif melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Luwu Timur.

Belanja iklan koran ucapan selamat atas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur diduga fiktif tersebut berlangsung pada tahun 2025, anggarannya mencapai puluhan juta.

Selain mendesak APH, Nasrum Majid selaku Ketua Swaltim mengatakan dugaan iklan fiktif mengatasnamakan koran juga menciderai profesi Jurnalis.

“Atas nama Swaltim, kami mendesak APH untuk mengusut dugaan tersebut, ini tidak bisa dibiarkan, apalagi menyangkut jurnalis,” katanya.

BACA JUGA  Kapolres Luwu Timur Cek Kesiapan Rumah Isolasi

Beberapa sumber menyebutkan belanja iklan ucapan tersebut dianggarkan masing-masing sekolah negeri dan swasta melalui dana BOS tahun 2025.

Sumber mengungkapkan, iklan ucapan tersebut ditarget di semua sekolah SD dan SMP di Luwu Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur senilai Rp300.000 persekolah.

“Anggarannya per sekolah itu tiga ratus ribu rupiah semua sekolah, negeri maupun swasta, dilaporkan melalui dana BOS, dananya juga disetor ke yang menangani di Dinas, katanya iklan koran,” ucap sumber menolak disebut namanya.

BACA JUGA  Gali Potensi Pelajar, OSIS SMAN 1 Takalar Kupas Tuntas "Smanest Got Talent 2026" di Radio Suara Lipang Bajeng

Parahnya kata sumber, iklan ucapan yang dibayar tidak pernah dilihat bentuk fisiknya oleh sekolah, bahkan koran yang dimaksud juga tidak diketahui.

“Tidak tahu koran apa yang muat itu ucapan, tidak pernah juga dilihat sampai sekarang, kita hanya disuruh bayar,” ungkap sumber.

Diketahui, jumlah sekolah negeri dan swasta tingkat SD dan SMP di Luwu Timur sebanyak 213 sekolah, yang jika diestimasi dengan jumlah Rp300.000,- per sekolah maka jumlah total pungutan atas dugaan iklan fiktif tersebut sebanyak Rp63.900.000. (Mulyadi)

BACA JUGA  Telan Anggaran Hampir Rp1 M, Proyek Revitalisasi SD Muhammad Alif Sejahtera Diduga Dikerjakan Asal Jadi

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Dua Bulan Terbengkalai Pasca Penggalian, Warga Khawatir Proyek Irigasi di Polongbangkeng Selatan Longsor
Memprihatinkan, Rumah Warga Pangkep ini Tidak Layak Huni
Kenalkan Keselamatan Sejak Dini, Satlantas Polres Gowa Sambut Murid TK Qurrota’ayun dengan Hangat
Bupati dan Wakapolres Takalar Hadiri RDP DPRD Soal Kawasan Industri Laikang
Polres Gowa Pastikan Hak Tahanan Terpenuhi Lewat Pengecekan Rutin Ruang Tahanan
Kapus Sanrobone Dukung Penutupan SPPG Pa’dinging Sebelum Keluar IPAL
Dinas Kesehatan dan DLHP Takalar Segera Inspeksi Limbah SPPG Pa’dinging
Kerap Berpindah Lokasi, Dugaan “Mafia Tambang” Galian C di Bantinoto Takalar Diminta Ditindak

Berita Lainnya

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:49 WIB

Dua Bulan Terbengkalai Pasca Penggalian, Warga Khawatir Proyek Irigasi di Polongbangkeng Selatan Longsor

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:11 WIB

Memprihatinkan, Rumah Warga Pangkep ini Tidak Layak Huni

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:20 WIB

Kenalkan Keselamatan Sejak Dini, Satlantas Polres Gowa Sambut Murid TK Qurrota’ayun dengan Hangat

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:18 WIB

Bupati dan Wakapolres Takalar Hadiri RDP DPRD Soal Kawasan Industri Laikang

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:25 WIB

Polres Gowa Pastikan Hak Tahanan Terpenuhi Lewat Pengecekan Rutin Ruang Tahanan

Berita Terbaru

Peristiwa

Curi Lembu Pakai Fortuner, Panik Dikejar Warga

Sabtu, 13 Jun 2026 - 10:01 WIB

Regional

Polres Bintan Mediasi Kelompok Nelayan 2 Desa

Sabtu, 13 Jun 2026 - 07:31 WIB