Sitaro, TRIBRATA TV
Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara 01/072026, Polres Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menggelar aksi pelestarian lingkungan laut dengan melakukan penanaman terumbu karang di sejumlah titik perairan yang menjadi habitat ikan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa peringatan HUT Bhayangkara tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga aksi nyata menjaga kelestarian alam.
Penanaman terumbu karang dipimpin langsung Kapolres Sitaro AKBP Iwan Permadi, SE, bersama personel Polres yang tergabung dalam Fishing Community di bawah pimpinan Brigadir Polisi (Briptu) Eri Tempone Tatuil. Seluruh peserta turun langsung ke bawah laut untuk menempatkan media tanam terumbu karang yang nantinya akan menjadi rumah baru bagi berbagai jenis biota laut.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh semangat meski memiliki tingkat kesulitan dan risiko yang cukup tinggi. Para peserta harus memiliki kemampuan menyelam serta memahami prosedur keselamatan agar proses penanaman dapat berjalan dengan baik.
Kapolres AKBP Iwan Permadi mengatakan bahwa kegiatan memancing pada dasarnya bukanlah sesuatu yang dilarang. Namun, menurutnya, setiap pemancing memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga ekosistem laut agar tetap lestari.
“Fishing tidak dilarang, tetapi kita harus menjaga biota laut dan terumbu karang. Jangan sampai aktivitas kita justru merusak rumah ikan yang membutuhkan waktu sangat lama untuk tumbuh,” ujar Kapolres.
Ia menjelaskan bahwa terumbu karang merupakan salah satu penopang utama kehidupan laut. Selain menjadi tempat berkembang biak berbagai jenis ikan, terumbu karang juga berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dari ancaman kerusakan lingkungan.

Kapolres menegaskan bahwa kerusakan terumbu karang akibat diinjak, dihancurkan, atau dirusak secara sengaja akan membawa dampak besar bagi keberlangsungan kehidupan biota laut. Karena itu, seluruh masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap kelestarian kekayaan bawah laut.
“Terumbu karang adalah aset anak cucu kita. Kalau hari ini kita merusaknya, maka generasi mendatang yang akan kehilangan manfaatnya. Sebaliknya, kalau kita menjaganya, mereka akan menikmati hasilnya di masa depan,” tegas AKBP Iwan Permadi.
Selain penanaman terumbu karang, Polres Sitaro juga menggelar upacara bendera di bawah laut sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut menjadi salah satu momen istimewa karena membutuhkan kemampuan khusus serta melibatkan personel yang telah terlatih.
Menurut Kapolres, upacara bawah laut bukan sekadar simbol peringatan HUT Bhayangkara, tetapi juga menjadi pesan bahwa Polri hadir untuk menjaga seluruh wilayah Indonesia, termasuk kekayaan alam yang berada di dasar laut.
Melalui kegiatan ini, Polres Sitaro berharap semakin banyak masyarakat, khususnya komunitas pemancing dan penyelam, yang memiliki kesadaran untuk menjaga kelestarian terumbu karang dan tidak melakukan aktivitas yang merusak ekosistem laut.
Momentum HUT Bhayangkara ke-80 pun diharapkan menjadi pengingat bahwa tugas menjaga keamanan bukan hanya melindungi masyarakat dari gangguan kamtibmas, tetapi juga memastikan warisan alam tetap lestari. Dengan menanam terumbu karang hari ini, Polres Sitaro ikut menanam harapan bagi keberlangsungan kehidupan laut dan kesejahteraan generasi yang akan datang. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online



















