Sergai, TRIBRATA TV
Santriwan dan santriwati sanggar Al Qur’an yang terdiri dari anak-anak, remaja, orang tua, tahap III dikukuhkan serta mendapat Al Qur’an gratis.
“Alhamdulillah, pengukuhan untuk santri yang sudah berhasil naik kejenjang Al Qur’an berjalan lancar,” kata Sadarita Purba, Anggota DPRD Serdang Bedagai (Sergai), Sumut yang juga pendiri dan pembina sanggar baca Al Qur’an pada Sabtu (29/1/2022).
Hal itu dikatakannya usai acara pengukuhan santriwan dan satriwati di Dusun 1 Desa Marubun Kecamatan Sipispis Kabupaten Sergai.
Diketahui sanggar baca Al Qur’an ini didirikan Sadarita Purba bekerjasama dengan Kepala Desa Marubun, Endang Suhefni AMd dan kepala Desa se Kecamatan Sipispis dengan mengadopsi guru dari Depok, Jawa Barat yang sekaligus pengurus pusat Pesantren MTQ Bina Al Quran yaitu ustadz Agus Prayitno.
Sanggar ini menggunakan metode cepat membaca Al Quran dengan metode ketukan tanpa belajar tajwid sudah bertajwid.
Kepada media ini Sadarita Purba menceritakan niat awal mendirikan sanggar baca Al Qur’an ini berangkat dari keinginannya sebagai wakil rakyat yang sering bertemu masyarakat (konstituen). Ia melihat serta mendengar langsung masih banyak masyarakat yang “buta Huruf Hijaiyah” atau sama sekali tidak bisa membaca Al Qur’an. Khususnya kaum bapak dan ibu yang berumur 40 tahun keatas.
Berangkat dari keresahan itu, ia mulai membangun sanggar baca Al Qur’an dengan memanfaatkan tanah kolam pribadi miliknya yang berada di Dusun I Sibual Desa Marubun.
Perjuangan dengan niat baik tidak menghianati hasil, mungkin peribahasa ini sudah sering didengar. Begitu juga dengan perjuangan niat baik Bang Ita, panggilan akrab wakil rakyat dari Partai Gerindra ini.
“Alhamdulillah fasilitas tempat belajar membaca Al Qur’an untuk semua kalangan usia ini sudah terlihat banyak kemajuan,terakhir bangunan musholah juga sudah bisa dipakai lebih cepat dari yang diperkirakan,” katanya.
Ia mengucapkan terimakasih kepada seluruh donatur pembangunan Musholah kayu diatas kolam serta membantu pembangunan sanggar baca Al Quran ini,semoga Allah membalas kebaikan itu semuanya”, ucapnya.
Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kapolsek dan Danramil Kecamatan Supispis yang memberikan bimbingan dan arahan demi majunya sanggar baca Al Quran.
Sadarita berharap Pemerintah Serdang Bedagai juga dapat mendukung program ini. Karena program belajar mengaji ini juga bentuk salah satu dukungan pada program Pemkab Serdang Bedagai yaitu MAJUTERUS (Mandiri Sejahter dan Religius).
“Dengan mengentaskan buta huruf Hijaiyah maka insha Allah akan tercipta masyarakat yang religius”, ujarnya lagi.
Ia berharap program ini bisa digalakkan di seluruh kecamatan di Sergai. “Harapannya kedepan kita bisa kordinasi dengan Pemkab Serdang Bedagai, tidak hanya di Kecamatan Sipispis tapi bisa kita galakkan niat baca Al Qur’an dengan metode cepat ini di seluruh Sergai” tandasnya.
Hadir dalam pengukuhan tersebut, Kapolsek Sipispis,AKP Saefullah, Danramil 15 Sipispis, Kapten INF PM Simajuntak, Ketua MUI Sipispis, H Azrai Purba,Kades Marubun, Endang Suhepni, Kades Pispis, Ismail Bapa Saragih dan tokoh masyarakat setempat. (hakim sitanggang)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









