Sitaro, TRIBRATA TV
Pemilihan Umum (Pemilu) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024 mendatang. Partai-partai politik pun telah mendaftar dan merapatkan barisan untuk berlaga di pesta demokrasi lima tahunan itu.
Salah satu sosok potensial itu adalah tokoh Nusa Utara, dia adalah Andres Makarame Andaria, sosok yang tidak asing lagi di mata masyarakat, khususnya masyarakat Nusa Utara Provinsi Sulawesi Utara.
Andres Andaria merupakan putra daerah asal Kolongan Akembawi, Kecamatan Tahuna Barat, Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulaweai Utara. Dia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara di keluarga Andaria-Lopes.
Menurut Andres sapaan akrabnya, dirinya merupakan seorang dari latar belakang pelayaran. Ia merupakan ahli nautika dan diumur 25 tahun sudah dipercayakan oleh perusahaan tempatnya bekerja menjadi seorang Nahkoda di Singapura.
“7 tahun saya di laut, terakhir saya dipercayakan oleh perusahaan menjadi nahkoda waktu itu, kebetulan masih muda kira-kira berusia umur 25 tahun, di Singapura. Selepas itu karena otak seorang pebisnis, jadi saya ambil keputusan untuk membuat usaha sendiri, “ujarnya.
Kepada media, Andres yang berlatar belakang nautika pelayaran ini mengaku tertarik terjun ke politik karena dorongan untuk melayani dengan hati.
“Mengapa saya sampai tertarik di politik, itu sebenarnya atas dasar yang bukan timbul dari pemikiran tapi dari hati. Karena dorongan berpolitik itu harus match antara pikiran dengan hati, “katanya.
Andres Makarame Andaria yang dikenal dengan slogan AMAN “Imani, Aminkan, dan Amankan” saat ini merupakan Wasekjen Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Restorasi Pedagang dan Usaha Kecil Menengah (DPP GARPU) bertekad maju dalam Pileg 2024 untuk membuat sebuah perubahan untuk membangun daerah Sulawesi Utara.
“Sebagai seorang putra daerah saya punya misi untuk membangun daerah khususnya Nusa Utara melalui inovasi-inovasi yang harus dikembangkan dan berdampak berkesinambungan, tujuannya untuk kebangkitan ekonomi buat masyarakat Nusa Utara, masyarakat Sulawesi Utara mulai dari pesisir pantai, pinggiran perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan itu perlu adanya pemikiran-pemikiran yang kritis, “tuturnya.
Adres pun mengungkapkan, untuk membangun daerah seorang pemimpin harus berinovasi dan lebih kreatif dalam pembangunan maupun menghadapi bermacam persoalan di masyarakat.
“Sehingga masyarakat yang stagnan secara ekonomi boleh terbantukan, pembangunan sumber daya manusia lebih meningkat, adanya peningkatan pariwisata, serta upaya pertumbuhan ekonomi, “jelasnya.
Tak hanya itu sosok cerdas dan rendah hati ini, sangat tertarik dan tergerak dengan dorongan melayani dengan hati melalui partai besutan Surya Paloh ini. Menurutnya, gagasan politik tanpa mahar merupakan terobosan luar biasa yang dilakukan oleh sebuah partai politik (parpol).
“Selain kebijakan NasDem yang menerapkan politik tanpa mahar turut mendorong saya untuk harus memperjuangkan masyarakat Sulawesi Utara secara utuh, terfokusnya kepada juga untuk pembangunan ekonomi wilayah kerja prioritas Nusa Utara. Itu diandaikan sebagai perahu, tanpa perahu kita tidak bisa memperjuangkan apa yang menjadi suara rakyat, dan perahu yang saya tumpangi sekarang yang dinahkodai ketua umum Surya Paloh, itu yang menjadi inspirasi saya, semangat saya dalam berpolitik, “katanya.
Lebih lanjut, kata Andres, Ketua Umum Partai Nasdem ini menjadi sosok panutan secara pribadi buat dirinya dan buat semua kader-kader partai nasdem.
“Bagi Ketua Umum harapannya untuk membangun kebangkitan ekonomi masyarakat, dalam hal ini mendorong saya untuk bergerak melakukan kegiatan yang berdampak berkesinambungan buat masyarakat walaupun sekarang dampaknya belum dirasakan tapi dengan gebrakan itu harus perlu semangat dengan perjuangan, “bebernya.
Dirinya menegaskan bahwa hal itulah yang memotivsi Andres dalam membangun suatu daerah dengan menanggalkan semua warna hanya untuk kepentingan masyarakat.
“Untuk wilayah kerja prioritas itu harus dibangun komunikasi yang intens untuk satukan pemikiran satukan hati sehingga kita boleh sama sama mengawal kebijakan di daerah kita sendiri, “ungkapnya.
Ketua Dewan Pembina DPW GARPU Sulut ini juga berharap agar para konstituen di daerah harus lebih kritis untuk memilih para wakil rakyat.
“Kita melihat kebelakang dulu bahwa dampak hari ini apa yang mereka lakukan apabila mayarakat menghendaki suatu perubahan. Dalam hal ini Nasdem siap melakukan suatu perubahan itu, oleh karenanya saya mengajak para konstituen, masyarakat yang bersimpati ingin melakukan suatu perubahan kiranya bisa diyakinkan bahwa kader-kader nasdem itu akan terus ada dalam lini depan, garis depan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, “tegasnya.
Besar harapannya perkembangan politik dan kepartaian di Sulawesi Utara akan melahirkan politisi dan kader-kader partai yang cerdas dan berintegritas seperti sosok yang diusung saat ini.
“Kiranya kader yang menjadi wakil rakyat memilki peran yang bukan semata-mata memperjuangkan kepentingan parpol tetapi kepentingan masyarakat pada umumnya, “tutup Caleg DPR RI Partai Nasdem, Dapil Sulut nomor urut 6 tersebut. (jemi lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









