Sitaro, TRIBRATA TV
Ribuan masyarakat Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) tumpah ruah ke jalan untuk mengikuti pawai takbir menyambut Idul Fitri 1446 H, Minggu (30/3/2025). Acara yang berlangsung di Masjid Al-Jihad Ulu Siau ini dihadiri langsung oleh Bupati Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit, S.KM, bersama suaminya, Renol Tumbio, SE, serta jajaran pejabat daerah lainnya.
Meskipun hujan mengguyur sejak siang hingga malam, semangat masyarakat Sitaro tak surut untuk merayakan malam kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Dalam sambutannya, Bupati Chyntia mengapresiasi antusiasme warga yang tetap semangat mengikuti pawai takbir sebagai bentuk syukur dan kebersamaan.

“Malam takbiran ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga momentum mempererat tali silaturahmi, mengagungkan kebesaran Allah, dan menjaga kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat kita,” ujar Chyntia di hadapan para peserta pawai.
Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat daerah, termasuk perwakilan Forkopimda, Kapolres Sitaro AKBP Iwan Permadi yang diwakili Wakapolres Kompol Noldy Harimu, S.Pd, serta Danramil 1301/02 Siau, Serma Nikson Londo.
Malam takbiran kali ini menjadi bukti kuatnya toleransi dan kebersamaan di Sitaro. Pawai takbir tidak hanya diikuti oleh umat Muslim, tetapi juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan masyarakat lintas kepercayaan.

Ketua Badan Takmirul Masjid (BTM) Al-Jihad, Suhardi Lihawa, menyampaikan bahwa acara ini adalah wujud kebersamaan yang telah lama terjalin di Sitaro. “Kami sangat bersyukur bisa merayakan malam takbiran dengan penuh kedamaian. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Sitaro hidup rukun dan harmonis,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Idul Fitri. Ia berharap momen ini dapat membawa keberkahan serta memperkuat rasa persaudaraan di antara seluruh warga Sitaro.
Di tengah gema takbir yang berkumandang, peserta pawai membawa obor dan lampion, menambah semarak suasana malam takbiran. Rute pawai yang dimulai dari Masjid Al-Jihad Ulu Siau melewati beberapa jalan utama di kota, disambut hangat oleh warga yang menyaksikan dari tepi jalan.

Seorang peserta pawai, Rahman, mengungkapkan rasa bahagianya bisa ikut serta dalam tradisi tahunan ini. “Meski hujan, kami tetap bersemangat. Ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga ungkapan syukur atas nikmat yang diberikan Allah selama Ramadan,” ujarnya.
Momentum Idul Fitri kali ini juga dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian sosial. Bupati Chyntia menekankan pentingnya berbagi kepada sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan
“Kemenangan sejati di hari raya ini adalah ketika kita bisa kembali ke fitrah, saling memaafkan, dan terus menebar kebaikan,” tuturnya.
Pawai takbir yang berlangsung dengan tertib dan khidmat ini ditutup dengan doa bersama. Warga pun berharap kebersamaan yang terjalin malam itu bisa terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.
“Selamat Idul Fitri 1446 H. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya,” pungkas Bupati Chyntia mengakhiri sambutannya. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








