Barito Utara, TRIBRATA TV
Sejumlah warga Desa Muara Inu Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah bergotong royong memperbaiki jembatan yang ambruk. Jembatan itu ambruk akibat banjir besar yang melanda wilayah itu selama beberapa hari.
Gotong royong ini merupakan kesepakatan bersama yang dipimpin staf desa, Anuar Sadat serta Mantir Desa, Sabarudiansyah.
“Kegiatan ini swadaya kita bersama dengan memperbaiki jembatan menggunakan bahan seadanya berupa material kayu bulat dan papan Meranti,” kata Sabarudiansyah, disela gotong royong, Jumat (25/4/2025) kemarin.
Dikatakannya, jembatan ini merupakan akses utama warga desa yang hendak ke kota kecamatan. Namun akibat banjir, jembatan yang melintasi Sungai Balo itu terputus karena hanyut dibawa air.
“Dengan jembatan sederhana ini setidaknya sudah bisa dilintasi kendaraan roda dua,” tambahnya.

Selain itu menurut Sabarudiansyah, Jalan Prusda yang melintasi Sungai Belo adalah jalan satu-satunya yang setiap hari digunakan masyarakat menuju ke perladangan dan kebun mereka.
Namun sejak dibangun pada tahun 2022 sampai sekarang, jalan tidak pernah ada perbaikan. Padahal beberapa titik jalan sudah mengalami kerusakan yang parah dan longsor.
“Jalan dan jembatan yang ada tidak pernah mendapat perawatan dari pemerintah walau keadaannya telah hancur,” tutupnya. (Nelta Efendi)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









