Kunjungi 10 Desa di Langkat, Ricky Anthony Bagikan 3.500 Paket Bahan Pangan

- Editorial Team

Rabu, 28 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat, TRIBRATA TV

Selama Juli 2021, Wakil Ketua Komisi A DPRD Provinsi Sumatera Utara Ricky Anthony mengunjungi 10 desa di Kabupaten Langkat. Selain untuk menyerap aspirasi masyarakat, politikus muda dari Partai NasDem itu juga membagikan sedikitnya 3.500 paket bahan pangan kepada warga.

Selama reses, pemuda yang juga menjabat sebagai Dewan Pertimbangan Partai NasDem Langkat itu, banyak mendengarkan harapan masyarakat. “Warga sangat berharap agar pembangunan jalan dapat ditingkatkan. Mereka juga berharap agar rumah ibadah dan sekolah yang tak layak supaya direnovasi, mendapatkan bantuan ternak dan lainnya,” kata pria ramah itu, Rabu (28/7/2021).

Wakil rakyat yang masih sangat muda dan terpilih di usia 22 tahun asal Dapil 12 (Langkat-Binjai) itu menambahkan, pembagian 3.500 paket bahan pangan itu dilakukannya sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Terlebih, ditengah situasi ekonomi masyarakat yang kian sulit, karena dampak dari pandemi Covid-19.

Ketua Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) Kabupaten Langkat itu mengusulkan dan berharap kepada pemerintah daerah untuk mengakhiri membatasi kegiatan ekonomi masyarakat (PPKM). Pasalnya, PPKM justru akan berdampak tidak baik bagi perekonomian.

BACA JUGA  Polres Siak Bagikan Bansos Bhayangkara

Hendaknya, kata Ricky, pejabat daerah agar juga memikirkan nasib masyarakat. “Jangan samakan kita yang digaji cukup untuk tiap bulannya, dengan masyarakat yang bekerja hari ini untuk makan besok. Ekonomi masyarakat akan semakin sulit dengan pembatasan ini,” ketusnya.

Pemuda berkulit putih itu berharap, agar penanganan Covid-19 kedepannya bisa difokuskan untuk penyediaan sarana dan prasarana kesehatan yang lebih baik. Selain itu, penerapan prokes Covid-19 agar lebih diperketat. Terlebih bagi masyarakat yang rutin melakukan kegiatan di luar rumah.

“Bagi yang rutin melakukan kegiatan di luar rumah, wajib memakai masker dan rajin mencuci tangan. Bahkan, lebih baik lagi jika setiap warga selalau membawa hand sanitizer, untuk perlindungan dirinya,” saran pria berperawakan sedang itu.

Bagi toko-toko, lanjut Ricky, dianjurkan untuk menyediakan sarana pencuci tangan dan pengecek suhu tubuh. Bagi pegawai toko, diwajibkan memakai masker, agar semua bisa terjaga dan perekonomian dapat terus berjalan dengan baik.

BACA JUGA  Polda Jambi Bagikan Ratusan Sembako ke Masyarakat

Wakil rakyat yang selalu menerapkan prokes Covid-19 itu menjelaskan, jika praktik jual beli barang maupun jasa, perkantoran, tempat wisata, mall dan fasilitas umum lainnya ditutup, belum bisa dipastikan Covid-19 akan mati. Namun, jika pembatasan terus dilakukan, maka perekonomiannya dipastikan akan mati.

“Bayangkan saja, berapa keluarga yang kehilangan nafkah saat pegawai mall, tempat wisata, dan perkantoran swasta dirumahkan. Beda dengan PNS yang tetap mendapatkan gaji dan tunjangan, meskipun mereka dirumahkan,” ujar Ricky.

Pada intinya, pemuda rendah hati itu berharap segala bentuk pembatasan ekonomi masyarakat agar tidak diperpanjang lagi. Dirinya justru mendukung penerapan tatanan kehidupan baru (New Normal). Tentunya dengan selalu menerapkan prokes Covid-19, seperti yang pernah disampaikan Presiden Jokowi.

“Mari kita dengar suara dari masyarakat kecil dibawah sana. Saya menyampaikan ini murni dari suara mereka. Baik yang ketemu langsung, menyampaikan melalui medsos, telepon, sms maupun WhatsApp. Ini bukan bersifat pribadi, ini murni keluhan masyarakat,” tegasnya.

Tak kalah pentingnya, Ricky menambahkan, dalam situasi seperti saat ini, semua elemen masyarakat haruslah lebih giat dan banyak beribadah. Agar semua kesulitan dan bencana di negeri ini bisa segera berakhir dan kembali normal seperti semula.

BACA JUGA  Terjun ke Politik, T. Elfina Dorong Perempuan Persiapkan Kemampuan

“Jangan malah ibadah dibatasi. Justru dalam situasi seperti ini, kita harus lebih meningkatkan ibadah kita. Tentunya dengan tetap menerapkan prokes Covid-19. Semoga, dalam waktu dekat ini Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyudahi segala kesulitan dan cobaan bangsa ini, Aamiin…,” tandas pria dermawan itu. (Edrin/r)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Tepati Janji Dua Tahun Lalu, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani di Pedalaman Toba
Bupati Nias Selatan Tegaskan Ketidakhadiran Sudah Seizin Gubernur: “Saya Sudah Minta Izin dan Beliau Memaklumi”
Aksi Jilid II, SPPPLU Ancam Hadang Truk CPO PT HPP Tak Bisa Tunjukkan Kelengkapan Dokumen Bongkar Muat
Perkuat Sinergitas, Karutan Tarutung dan Jajaran Silaturahmi ke Polres Tapanuli Utara
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Petani Simalungun Minta Penyaluran Pupuk Subsidi Melalui Ketua Kelompok Tani
Polsek Torgamba Salurkan Bantuan Sosial kepada 10 Lansia di Desa Aek Batu
Perang Melawan Narkoba, Rutan Tanjung Pura Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu

Berita Lainnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:09 WIB

Tepati Janji Dua Tahun Lalu, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani di Pedalaman Toba

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:41 WIB

Bupati Nias Selatan Tegaskan Ketidakhadiran Sudah Seizin Gubernur: “Saya Sudah Minta Izin dan Beliau Memaklumi”

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:47 WIB

Aksi Jilid II, SPPPLU Ancam Hadang Truk CPO PT HPP Tak Bisa Tunjukkan Kelengkapan Dokumen Bongkar Muat

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:30 WIB

Perkuat Sinergitas, Karutan Tarutung dan Jajaran Silaturahmi ke Polres Tapanuli Utara

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Berita Terbaru