Melintas di Jalan yang Sedang Diperbaiki, Esron Dikeroyok Pekerja

- Editorial Team

Rabu, 28 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timor Tengah Selatan, TRIBRATA TV

Ibu Esron Baimetan, Yosefina Foel Lake, minta para pelaku pengeroyokan anaknya segera diproses hukum sebagai efek jera serta tidak mengulangi perbuatan tidak terpuji.

Menurutnya jika anaknya melakukan kesalahan apa salahnya di bicarakan dengan baik-baik. “Kenapa harus main hakim sendiri, karenanya saya minta pihak kepolisian menangkap para pelaku,” ujar Yosefina di rumahnya di Kota Kapan, Kecamatan Mollo Utara, TTS, Rabu (28/7/2021).

Diceritakannya, peristiwa pengeroyokan pada anaknya terjadi pada Kamis (22/7/2021) pekan lalu. Saat itu, Esron Baimetan yang membawa dump truk melintas di Fatukolen, Desa Tunua, kecamatan Mollo Utara Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) provinsi NTT.

BACA JUGA  Viral, Pungli ke Sopir Truk Rp150 Ribu di Batu Jomba, Kapolres Tapsel: Sudah Ditindaklanjuti

Menurut Esron Baimetan yang bekerja di PT Rimba Mas Kupang, ketika itu ia mengangkut bahan materil berupa kerikil menuju Desa Nenas kecamatan Fatumnasi. Saat itu ia tidak melihat ada tanda-tanda pengerjaan jalan yang dikerjakan perusahaan PT SKM.

“Karena saat itu tidak ada tanda larangan yang dipasang sehingga saya pikir bisa lewat, ternyata dipertengahan jalan saya ditahan lalu dimarahi oleh para pelaku,” ujar Esron.

Begitu ditegur dan dimarahi, Esron segera menghentikan kendaraan dan kepinggir untuk memarkirkan kendaraan. “Niat saya ingin minta maaf, namun sebelum saya turun dari mobil, saya hendak dipukul, namun tidak ada ruang maka saya di suruh turun oleh para pelaku, dan ketika saya sudah turun dari mobil, langsung saya disambut dengan pukulan ke arah wajah saya, dan yang lainnya menendang saya ke arah rusuk hingga saya terjatuh,” tambahnya.

BACA JUGA  Polres Rohil Berbagi Beras pada Supir Truk dan Betor, Ini Pesan Kapolres

Ia mengaku tidak mengenal para pelaku tapi dua diantara pelaku dikenalnya wajah dan ciri-cirinya. Korban mengatakan pelaku yang satu ciri-cirinya, kaki tinggi, kulit putih, sedangkan pelaku yang satunya pendek badan besar dan bibirnya sumbing.

Ia menduga para pelaku adalah para pekerja PT SKM karena ia berhenti persis dekat basecamp mereka.

BACA JUGA  Dua Hari Menghilang, Yohanes Ditemukan Meninggal di Hutan Bakau

Atas peristiwa tersebut korban telah melaporkannya ke Polsek Kapan. (Yor.T)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas
Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta
Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:14 WIB

Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:36 WIB

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Berita Terbaru