Melawan, DPO Teroris MIT Poso Tewas Ditembak

- Editorial Team

Kamis, 28 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sulteng, TRIBRATA TV

Suhardin alias Hasan Pranata seorang DPO teroris yang paling dicari akhirnya ditangkap Satgas Madagoraya di wilayah Desa Salubanga Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (27/4/2022) siang.

Berdasarkan hasil identifikasi polisi, DPO teroris kelompok MIT Poso yang meninggal adalah Suhardin alias Hasan Pranata. Saat ini jenazah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Palu.

Dari tas pelaku ditemukan beberapa butir amunisi, parang, bom lontong yang di disposal, peralatan masak, puluhan paku dan barang-barang lainnya.

Diketahui, bulan Ramadhan 2021 tepatnya 11 Mei 2021 di Desa Kalimago Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso, kelompok MIT Poso mengeksekusi 4 orang warga dengan kondisi mengenaskan. Salah satu pelakunya diduga Suhardin alias Hasan Pranata.

BACA JUGA  Polres Simalungun Tangkap Pengedar Sabu Jaringan Lapas

Kapolda Sulteng, Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, penangkapan DPO teroris itu dilakukan saat petugas Pos Sekat di Desa Salubanga Sausu sedang melakukan patroli, menemukan orang yang dicurigai yang diduga salah satu DPO teroris MIT Poso.

“Diperintahkan untuk menyerahkan diri, tapi justru melakukan perlawanan dengan melempar body vest warna loreng diduga bom. Karena membahayakan petugas terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur yang berakibat meninggal dunia,” kata Kapolda didampingi Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Toto Nurwanto dan Kabinda Sulteng Brigjen TNI Chandra di Mako Polsek Sausu Polres Parimo, Kamis (28/4/2022).

BACA JUGA  Pesta Narkoba, 7 Pria Ditangkap Polsek Kutalimbaru

Lebih lanjut, kata Irjen Rudy, menurut pemahaman mereka bulan Ramadhan adalah saat yang tepat untuk melakukan amaliah. Olehnya, dalam bulan Ramadhan tahun ini Satgas Madagoraya meningkatkan instensitas pencegahan dan berhasil melakukan tindakan tegas dan terukur.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Rudy menegaskan, agar kedua orang DPO teroris MIT Poso sebaiknya segera menyerahkan diri saja yaitu Nae alias Galuh alias Mukhlas dan Askar alias Jaid alias Pak Guru. (Bonni)

BACA JUGA  Mayat Lelaki Tak Dikenal Ditemukan di Sungai Batanghari

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka
‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah
Temui Sri Sultan, Fahri Hamzah Sebut Tata Kota DIY Layak Jadi Inspirasi Nasional
Soal Praktek Garenti di Karimun, Menteri Imipas: ‘Yang Pungut Agen Kapal, Bukan di Wilayah Kita’
Komisi IV DPR RI Soroti Pengelolaan TNGM, Bupati Sleman Dorong Sinergi Pusat dan Daerah
Presiden Prabowo Kabarnya Minta Jampidsus Mundur
Prabowo dan Narendra Modi Disambut 1.000 Pelajar di Yogyakarta, Kenakan Busana Adat Jawa
Polda Riau Terima Penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo

Berita Lainnya

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:22 WIB

Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:31 WIB

‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:05 WIB

Temui Sri Sultan, Fahri Hamzah Sebut Tata Kota DIY Layak Jadi Inspirasi Nasional

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:04 WIB

Soal Praktek Garenti di Karimun, Menteri Imipas: ‘Yang Pungut Agen Kapal, Bukan di Wilayah Kita’

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:42 WIB

Komisi IV DPR RI Soroti Pengelolaan TNGM, Bupati Sleman Dorong Sinergi Pusat dan Daerah

Berita Terbaru