Sitaro, TRIBRATA TV
Suasana penuh sukacita menyelimuti Ibadah Natal Kedua bersama Jemaat GMIST Toka Pedarame Paseng, Jumat (26/12/2025). Perayaan ini menjadi ruang perjumpaan iman sekaligus kebersamaan antara jemaat dan pemerintah daerah.
Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Chyntia I. Kalangit, S.KM, hadir langsung mengikuti ibadah bersama jemaat, didampingi Bapak Reinol Tumbio, SE, dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.

Ibadah Natal II dipimpin oleh Pdt. Imanuel J. Boba, S.Steol, sebagai khadim. Firman Tuhan dari Titus 2:11–15 mengajak jemaat untuk hidup dalam kasih karunia dan kebenaran.
Sejak awal ibadah, jemaat mengikuti setiap rangkaian liturgi dengan penuh penghayatan, mencerminkan makna Natal sebagai perayaan iman, harapan, dan kasih bagi sesama.
Ketua Majelis Pekerja Jemaat (MPJ) Z. Patara menyampaikan ucapan selamat datang kepada Bupati dan seluruh jajaran pemerintah daerah yang hadir dalam perayaan Natal Kedua tersebut.

Kehadiran unsur pemerintah, mulai dari asisten, kepala perangkat daerah, camat hingga lurah, menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan kehidupan bergereja dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Chyntia menyampaikan pesan dari Gubernur Sulawesi Utara yang sebelumnya berencana melaksanakan Safari Natal di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

“Karena kondisi cuaca yang tidak menentu, Safari Natal tersebut terpaksa dibatalkan,” ujar Bupati, seraya menyampaikan permohonan maaf dari Gubernur kepada seluruh masyarakat.
Meski demikian, perhatian pemerintah provinsi tetap diwujudkan melalui bantuan beras yang akan disalurkan kepada masyarakat, termasuk 21 kepala keluarga di Jemaat Toka Pedarame Paseng.

Selain itu, keluarga Tumbio–Kalangit juga memberikan bantuan berupa tehel untuk mendukung pembangunan dan pemeliharaan gereja sebagai wujud kepedulian bersama.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro, Bupati Chyntia menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada seluruh jemaat, baik Natal 25 Desember maupun Natal Kedua.

Ia mengajak jemaat menjadikan Natal sebagai momentum untuk menatap masa depan dengan semangat kebersamaan dan meninggalkan perbedaan yang dapat memecah persaudaraan.
Menurut Bupati, keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa dilepaskan dari dukungan masyarakat. “Program pemerintah tidak akan berarti tanpa dukungan rakyat,” tegasnya.

Dalam konteks pelayanan dasar, Bupati menyinggung persoalan listrik yang sering dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama saat ibadah berlangsung.
Pemerintah daerah bersama Tim TAPD telah menganggarkan pengadaan satu unit mesin genset cadangan berkapasitas besar sebagai solusi menjaga kestabilan listrik di Pulau Siau.
Langkah tersebut ditempuh melalui koordinasi dengan PLN, agar genset cadangan dapat digunakan demi kepentingan masyarakat secara luas.
Selain listrik, Bupati juga menyampaikan komitmen pemerintah dalam pembangunan infrastruktur, termasuk jalan dan pengamanan wilayah rawan bencana.
Ia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kedamaian, tidak mudah terprovokasi, serta mengedepankan persaudaraan sebagai satu keluarga besar Ana Wanua.
Ibadah Natal Kedua pun ditutup dengan penuh sukacita, meninggalkan pesan tentang terang iman, kepedulian sosial, dan komitmen bersama membangun Kepulauan Sitaro yang aman, terang, dan damai. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








