Tak Bisa Berenang, Seorang Remaja Tenggelam di Air Terjun Bantimurung

- Editorial Team

Senin, 27 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gowa, TRIBRATA TV

Seorang remaja bernama AL Munawir (18) warga Makassar tewas tenggelam di kolam air terjun Bantimurung II Desa Borisallo Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa, Sulsel, Minggu (26/9/2021). Remaja tersebut diduga tewas karena tak bisa berenang.

Kapolsek Parangloe, Iptu Mudatsir membenarkan kejadian satu korban meninggal akibat tenggelam.

“Benar satu remaja ditemukan meninggal dunia tenggelam di kolam air terjun, beberapa saksi telah diambil keterangan. Dari hasil pemeriksaan terhadap jenazah tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Korban diduga meninggal dunia karena tidak bisa berenang,” jelas Mudatsir.

Mudatsir menuturkan, kejadian berawal pada Sabtu 25 September 2021 korban yang merupakan Alumni Palang Merah Remaja (PMR) SMK 7 Makassar bersama 33 temannya bermalam di lokasi air terjun Bantimurung II

BACA JUGA  PT PUL Tidak Patuhi Rekomendasi Kementrian ESDM dalam Menambang Nikel di Luwu Timur

Kedatangan rombongan tersebut terbagi dalam dua sesi yakni pada pukul 16.00 WITA berjumlah 19 orang kemudian pada pukul 23.00 WITA rombongan kedua sebanyak 15 orang selanjutnya pada Minggu pagi 26 September 2021 sekitar pukul 06.00 Wita korban bersama enam orang rekannya menuju ke air terjun.

Saat itu mereka mengawali dengan berswa foto lalu mandi. Saat itu Munawir turun ke dalam kolam lalu berenang dari tepi ke tepi, saat akan kembali ketempat awal memegang batu yang ada di bibir kolam. Karena batu tersebut licin lalu tangan korban terlepas kemudian korban tenggelam,ujar Mudatsir.

Melihat kejadian tersebut, teman korban Riki Anugrah (18) berupaya menolong dengan cara melompat ke dalam kolam air terjun dan berupaya menaikkan korban ke pundaknya.

BACA JUGA  Tersinggung Diteriaki, Warga Belawan Tendang Korban Hingga Tewas, 4 Jam Kemudian Ditangkap Polisi

Karena tidak mampu menahan beban tekanan korban lalu Riki Anugrah berupaya melepaskan diri agar tidak tenggelam sehingga korban tidak dapat tertolong.

Tidak lama berselang Kapolsek dan personil mendatangi TKP bersama Tim SAR Manggala Agni lalu mengevakuasi korban ke Puskesmas Parangloe setibanya di puskesmas Parangloe langsung ditangani tim medis. Setelah dilakukan pemeriksaan korban dinyatakan meninggal dunia.

“Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai kecelakaan dan menolak dilakukan autopsi lalu mendatangani surat penolakan,”pungkas Mudatsir

Diketahui air terjun ini sering memakan korban jiwa. Pada Minggu 15 Mei 2016 silam dua bersaudara, Supardi Yahya dan Muh. Ihsan beralamat Daya Makassar meninggal di lokasi yang sama karena tak bisa berenang.

BACA JUGA  Sambut Tahun Baru Hijriah, Tripika Tompobulu Hadiri Zikir dan Doa Bersama

Begitupun pada Minggu 19 Mei 2014, lima warga yang sedang berlibur tewas kasusnya juga sama akibat tidak bisa berenang. (yusuf r)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Asrama Ponpes Darunna’im Pontianak Dilalap Api
Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas
Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta
Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan

Berita Lainnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:26 WIB

Asrama Ponpes Darunna’im Pontianak Dilalap Api

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:14 WIB

Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:36 WIB

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta

Berita Terbaru

Peristiwa

Asrama Ponpes Darunna’im Pontianak Dilalap Api

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:26 WIB