Belum Diketahui Motifnya, 3 OTK Aniaya 2 Karyawan Kebun di Simalungun

- Editorial Team

Selasa, 25 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalungun, TRIBRATA TV

2 karyawan kebun milik BUMN di Kabupaten Simalungun mengalami luka-luka karena dianiaya 3 OTK (Orang Tidak Dikenal,red). Hingga saat ini, pihak Kepolisian dari Sektor Panei Tongah Polres Simalungun masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

“Berhembus isu telah terjadi begal, namun setelah dilakukan upaya penyelidikan tidak ditemukan bukti-bukti begal karena tidak ada harta benda para korban yang diambil oleh para pelaku,” balas Kanit Reskrim Polsek Panei Tongah, Ipda Lolorio P Panjaitan dikonfirmasi, Selasa (25/07/2023) siang.

Diterangkan Kanit Reskrim, kejadian berawal saat kedua korban, Rinto Silalahi (44) dan Wagiman (54), keduanya karyawan kebun sedang melakukan penjagaan di Pos Satpam Simpang Marjandi Nagori Marjandi yang berada di sekitaran Jalan Besar Seribu Dolok Kecamatan Panombean Panei Kabupaten Simalungun, Minggu (23/07/2023) kemarin.

BACA JUGA  Kronologi dan Motif Siswi SMP di Simalungun Dihabisi Pacar yang Juga Masih SMP

Sekira pukul 03.30 WIB, korban Rinto Silalahi yang saat itu sedang duduk di depan pos didatangi tiga pelaku, sementara rekannya Wagiman istirahat di dalam pos.

Kemudian salah seorang pelaku langsung mendorong korban Rinto sembari mengatakan “Diam kau mati kau nanti,”. Mendengar ancaman itu, korban pun lantas mendorong pelaku hingga mengakibatkan luka robek di jari jempolnya.

BACA JUGA  Polres TTS Tangkap Ayah Penganiaya Anak di Amanuban Barat, Terancam 3,5 Tahun Penjara

“Saat korban Rinto sedang berduel, dua pelaku lainnya masuk ke dalam pos dan menganiaya korban Wagiman dengan menggunakan linggis dan kayu. Gak lama para pelaku langsung melarikan diri. Korban Wagiman mengalami luka koyak di bagian kepala dan harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Rondahaim. Kasusnya masih kita dalami lagi,” akhirnya melalui pesan Whatsapp. (littong s)

BACA JUGA  Diduga Menganiaya, Anggota DPRD Sumut Dilaporkan ke Polisi

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas
Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta
Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:14 WIB

Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:36 WIB

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Berita Terbaru