Tidak Layak Jual, Tumpukan Gelondongan Kayu Menggunung di Lobu Siregar Taput

- Editorial Team

Sabtu, 24 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Utara,TRIBRATA TV

Terkait keberadaan ribuan kubik tumpukan kayu gelondongan yang diduga hasil penebangan hutan di Kecamatan Pangaribuan, Kepala UPT KPH Wilayah-IV Balige, Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Leo Sitorus, menyampaikan kayu-kayu tersebut memiliki ijin penebangan sesuai dengan ketentuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau Sipuh Online.

Sebelumnya dari informasi yang dihimpun, tumpukan kayu gelondongan itu berasal dari hasil penebangan hutan di Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) yang kemudian ditumpuk nenunggu pengiriman ke luar daerah dan sisanya untuk dijadikan kayu olahan.

BACA JUGA  Lagi, Nikson Nababan Resmikan 8 Jembatan

Sementara itu sesuai dengan peninjauan lapangan dari Tim KPH Wilayah-IV Balige pada Jumat kemarin,menurut Leo Sitorus kayu tersebut milik salah satu pemilik ijin Sipuh Online inisal JS. “Namun karena kayu-kayu tersebut tidak layak jual dan tidak di terima oleh salah satu pabrik di Medan maka hingga saat ini kayu tersebut ditumpuk di salah satu sawmill milik bermarga Hutabarat di Lobusiregar II,” katanya Sabtu (24/9/2022).

Terkait dengan hal tersebut sejumlah pihak sangat menyayangkan adanya tumpukan ribuan kubik kayu alam yang terbuang sia-sia dan ditumpuk begitu saja.

BACA JUGA  ‎Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah

Sejumlah pihak menduga bilamana kayu tersebut sudah tidak layak jual akan dilego ke sawmill lain yang ada di Taput. Mereka minta instansi terkait mengawasi hal tersebut karena bilamana benar dilego ke sawmill maka tujuan pengiriman kayu tersebut tidak sesuai dengan ijin yang dimiliki.

Selain itu dari pengamatan di lokasi, Sabtu pagi (24/9/2022) tumpukan gelondongan kayu alam sembarang (bukan Pinus), dengan diameter bervariasi sekitar 50 cm-1 meter menjadi sebuah pemandangan yang unik di Lobusiregar II. (Harapan Sagala)

BACA JUGA  Dugaan 300 Ton Pupuk Subsidi Dijual Ke Pengusaha, Bupati Taput: Jika Benar Kita Copot

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

SPN Hinai Polda Sumut Terima 103 Casis
AKP Sunipan Gurusinga, S.H.: Polisi Pembaharu yang Humanis, Hadir Nyata di Tengah Rakyat
Kapolres Pelabuhan Belawan Pimpin Apel Patroli KRYD Skala Besar Sabtu Malam
Peduli Infrastruktur, Warga Swadaya Perbaiki Rabat Beton Simpang Jalan Proyek Cinta Makmur Labuhanbatu
Yusnar Albanjari Jabat Sekretaris JMSI Sergai–Tebing Tinggi
Tahun 2026, Asahan Kembali Dapat “Jatah” dari Kementrian PU Dirjen SDA
PTPN IV Regional I Kebun Sei Silau Belum Realisasikan Hak Pensiunan
Perkuat Kinerja UPT Pemasyarakatan Langkat, Kakanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Bintorwasdal di Lapas Narkotika Langkat

Berita Lainnya

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:03 WIB

SPN Hinai Polda Sumut Terima 103 Casis

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:18 WIB

Kapolres Pelabuhan Belawan Pimpin Apel Patroli KRYD Skala Besar Sabtu Malam

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peduli Infrastruktur, Warga Swadaya Perbaiki Rabat Beton Simpang Jalan Proyek Cinta Makmur Labuhanbatu

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:18 WIB

Yusnar Albanjari Jabat Sekretaris JMSI Sergai–Tebing Tinggi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:27 WIB

Tahun 2026, Asahan Kembali Dapat “Jatah” dari Kementrian PU Dirjen SDA

Berita Terbaru

Sumatera Utara

SPN Hinai Polda Sumut Terima 103 Casis

Minggu, 19 Jul 2026 - 20:03 WIB