Diinvasi Manusia, Orangutan Migrasi ke Tempat Tinggi

- Editorial Team

Selasa, 24 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, TRIBRATA TV

Pendiri Yayasan Orangutan Sumatera Lestari-Orangutan Information Center (YOSL-OIC) Panut Hadisiswoyo mengungkapkan, ancaman terbesar yang dihadapi orangutan saat ini adalah kehilangan habitat.

Padahal, masa depan satwa endemik berstatus Critically Endangered atau kritis itu sangat mempengaruhi masa depan umat manusia. Begitupun sebaliknya.

Hal itu dikatakan Panut saat memberi materi pada pelatihan jurnalistik lingkungan yang digelar Sumatera Tropical Forest Journalism di Explore Sumatera Sei Bingai, Langkat, Sumatera Utara, Selasa (24/5/8/2021).

“Ancaman terbesar orangutan adalah hilangnya habitat mereka,” ujar Panut.

BACA JUGA  Mantab, Kepala Desa Se-Samosir Peningkatan Kapasitas Ke Bali

Panut memaparkan peta yang memperlihatkan penyusutan habitat orangutan dari waktu ke waktu. Melihat berbagai faktor, Panut bahkan pesimis habitat orangutan mampu bertambah secara signifikan. Di sisi lain, invasi manusia terus berkembang.

“Maka melihat itu, saya sering bilang bahwa peningkatkan habitat itu tidak mungkin, tapi kerusakan sudah pasti,” kata Panut.

Panut menuturkan pengalamannya saat mendapati sejumlah individu Orangutan Sumatera (Pongo Abelii) di luar dataran rendah.

Selama ini, orangutan biasa hidup di dataran yang berada di bawah 500 meter dari permukaan laut. Akan tetapi, terdapat jenis orangutan yang juga hidup di tempat yang lebih tinggi. Seperti Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis).

BACA JUGA  Polres Tanjungpinang Gelar Pelatihan Pra Operasi Keselamatan Seligi 2021

Namun, Orangutan Sumatera kebanyakan tinggal di dataran rendah. Penemuan Panut itu mengisyaratkan adanya migrasi orangutan ke tempat yang lebih tinggi.

“Jadi bisa saja lama-lama orangutan nanti sampai hidup di dataran tinggi karena habitatnya di dataran rendah sudah habis,” kata Panut.(edrin/r)

BACA JUGA  Sekda Deli Serdang Buka Pembekalan Uji Sertifikasi Kompetensi Tenaga Konstruksi

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

PJS Resmi Ajukan Calon Konstituen Dewan Pers
FGD Lemhannas RI: Kasrem 072/Pamungkas Tekankan Pentingnya Data Geospasial untuk Sistem Peringatan Dini
Imigrasi DIY Perkuat Kepatuhan Internal dan Integritas ASN, Tegaskan Gratifikasi Bukan Hal Biasa
Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS
‎Menteri Agama Minta Jemaat GPT dan Gereja Oikoumene Tetap Beribadah, Stop Renovasi Chapel USU
Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka
‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah
Temui Sri Sultan, Fahri Hamzah Sebut Tata Kota DIY Layak Jadi Inspirasi Nasional

Berita Lainnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:21 WIB

PJS Resmi Ajukan Calon Konstituen Dewan Pers

Kamis, 23 Juli 2026 - 04:08 WIB

FGD Lemhannas RI: Kasrem 072/Pamungkas Tekankan Pentingnya Data Geospasial untuk Sistem Peringatan Dini

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:49 WIB

Imigrasi DIY Perkuat Kepatuhan Internal dan Integritas ASN, Tegaskan Gratifikasi Bukan Hal Biasa

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:35 WIB

Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:27 WIB

‎Menteri Agama Minta Jemaat GPT dan Gereja Oikoumene Tetap Beribadah, Stop Renovasi Chapel USU

Berita Terbaru