Rusak Jembatan Warga, FORDAM – SUSUBA Unjuk Rasa di Depan PT. GLP

- Editorial Team

Rabu, 23 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labura, TRIBRATA TV

Kelompok yang mengatas namakan FORDAM – SUSUBA (Forum Diskusi dan Advokasi Masyarakat Sukarame dan Sukarame Baru) melakukan aksi unjuk rasa di pintu gerbang PT. Grahadura Leidong Prima (PT. GLP) Desa Sukarame, kecamatan Kualuh hulu, kabupaten Labuhanbatu utara, Selasa (22/8/2023).

Aksi unjuk rasa yang dikordinatori Ferianto dengan penanggung jawab aksi Ramlan Nainggolan itu membawa pasukan sekitar puluhan orang yaitu para petani, para peternak dan beberapa mahasiswa serta membawa satu unit mobil pick-up lengkap dengan pengeras suara.

Dalam orasinya, Ramlan Nainggolan cs menyampaikan 15 poin diantaranya agar PT. GLP mengembalikan titi (jembatan-red) masyarakat Desa Sukarame yang dirusak PT. GLP dengan menggunakan Escavator, di Dusun Lubuk Pinang Desa Sukarame.

BACA JUGA  3 Tahun Tak Dibayar,Kontraktor Tagih Hutang Proyek Pemkab Simalungun

Selain itu, Ramlan Nainggolan cs juga menyampaikan agar perusahaan segera mencopot Manager HRD yang diduga melakukan tipu – tipu dalam perekrutan tenaga kerja. Copot Papam yang diduga semena – mena menangkap ternak peliharaan masyarakat, Copot T. Lubis sebagai Legal yang diduga menakut – nakuti masyarakat dengan memprovokasi hukum.

Aksi unjuk rasa FORDAM – SUSUBA itu dikawal ketat oleh pihak kepolisian Polsek Kualuh Hulu Polres Labuhanbatu. Pengunjuk rasa juga sempat melakukan bakar ban bekas karena merasa kecewa terhadap PT. GLP dengan menyuruh Satpam/Security menghadang mereka di palang/pos penjagaan pertama.

BACA JUGA  Kadis Kominfo Batu Bara Jawab Tuntutan TM Gemkara

Melihat situasi sudah mulai semakin memanas, kemudian Kapolsek Kualuh hulu, AKP Ghulam segera bertindak cepat dengan berjalan kaki sejauh lebih kurang 200 meter menemui pihak PT. GLP agar dicari solusi yang terbaik.

Setelah itu selanjutnya pihak PT. GLP mengijinkan dan menerima pewakilan dari FORDAM – SUSUBA sebanyak lima orang untuk berdiskusi di kantor PT. GLP.

Setelah duduk bersama, pihak dari PT. GLP kemudian berjanji akan segera membuat kembali titi yang dirusak sebelumnya dengan estimasi waktu satu minggu kedepan. PT. GLP juga berjanji akan melepas kembali ternak masyarakat.
(HENGLY NGL)

BACA JUGA  HMI Desak Kejari Gowa Kejar Otak Kasus Korupsi Pengadaan 121 Truk Sampah

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas
Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta
Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa
Saat Isi BBM, Kijang Kapsul Terbakar di SPBU Pekanbaru
Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan
Diduga Mabuk Saat Berenang, Pemuda Bantul Hilang Terseret Arus Sungai Oya

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:52 WIB

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:14 WIB

Viral Siswi Korban Kecelakaan Datangi Kantor Bank Demi Urus PIP, Ini Kata BNI

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:36 WIB

Tragis! Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Rp15 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21 WIB

Nelayan Pulau Pamulikang Temukan Jenazah Korban KM Nurul Salsa

Berita Terbaru