Paguyuban Wong Lugu Siap Jaga Situasi Kondusif di OKI

- Editorial Team

Sabtu, 23 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, TRIBRATA TV

Paguyuban Wong Lugu menggelar seminar “Peran serta kelompok masyarakat dalam upaya pencegahan konflik SARA, Jumat (22/4/2022). Seminar ini untuk mencegah konflik SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan) dalam upaya menjaga Kamtibmas.

“Jumlah anggota Paguyuban Wong Lugu ini di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berjumlah lebih kurang 10 ribu orang, sekretarian kami ada di wilayah Dabuk Rejo, Kabupaten OKI, Sumsel,” ujar Penasehat Paguyuban Wong Lugu, M Rifai.

Anggota Paguyuban Wong Lugu kebanyakan berlatar belakang sebagai petani. “Dalam bulan Ramadan kami melakukan kegiatan sosial dengan membagikan 750 paket sembako untuk 6 kecamatan dan satu kecamatan di Kabupaten OKU Timur,” katanya.

Dalam paguyuban ini ada bermacam-macam suku dan agama yaitu suku Komring, Batak, Padang, Jawa, Bali dan bermacam agama. Wong Lugu juga dianggotakan 20 Kepala Desa yang ada di Kabupaten OKI.

BACA JUGA  Kedua di Indonesia, Makassar Bangun Lab BSL Level 2

“Mudah-mudahan seminar ini akan kami lakukan setiap tahunnya untuk meningkatkan hubungan silaturahmi sesama anggota dan memberikan pengetahuan memahami SARA,” tambahnya.

Untuk kegiatan sosial, pihaknya selain mengumpulkan dana dari anggota dan sumbangan sukarela, pihaknya juga memohon dukungan dari pemerintah Kabupaten OKI.

“Kami sangat berterimakasih kepada Polda Sumsel mitra kami dalam menjaga situasi Kamtibmas,” ungkapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten OKI, Rosihan mengucapkan terima kasih kepada Paguyuban Wong Lugu yang berperan serta memberikan ketertiban masyarakat di Kabupaten OKI.

“Semoga paguyuban ini selamanya terus berdiri agar memberikan ketertiban di masyarakat, dan kami menilai positif kegiatan sosial dengan memberikan bantuan kepada saudara kita yang kurang beruntung,” katanya.

BACA JUGA  Kapolda Sumsel Bersama Kapolsek IT I Bagi-bagi Masker

Pihaknya juga mengapresiasi seminar SARA ini semua agama dan suku hampir ada di Kabupaten OKI ini. Karenanya penting pemahaman sehingga SARA diketahui banyak orang.

“Kita harus menghindari pertikaian antar suku dan agama, dan menerima semua golongan atau pun pendatang dari luar sehingga tercipta hubungan yang harmonis antar sesama,” jelas dia.

Menurutnya cara melakukan hubungan yang harmonis pertama mendekatkan diri kepada Tuhan yang Maha Esa, harus harmonis sesama keanggotaan masing-masing, hindari perdebatan dalam bentuk apa pun.

Ditempat yang sama, narasumber, Vegitya Ramadhani Putri merasa terhormat untuk memberikan masjkan kepada masyarakat Paguyuban Wong Lugu.

Dikatakannya, masalah SARA biasanya berawal dari konflik individual, yang melebar ke kelompok dan meluas lagi menjadi konflik antar warga, meluas lagi konflik antar suku, etnis dan agama.

BACA JUGA  Wakapolda Sumsel Pimpin Langsung Razia Senjata Api, Jamin Keamanan

“Dampaknya akan muncul masalah hukum pidana, dan untuk menghindarinya dengan cara pengetahuan masyarakat,” aku dia. (suherman)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Sonny Maringka Sambut Pelantikan Sudaryono sebagai Kepala BGN
Peringati Harganas dan Hari Kependudukan Sedunia, Plt. Bupati Sitaro Hadiri Pencatatan Perkawinan Massal di Kantor Gubernur Sulut
Tiga Hari Buron, Pelaku Penganiayaan Akhirnya Menyerahkan Diri: Polres Kepulauan Sitaro Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum
Kapolsek KP3 Tanjungwangi Respon Cepat Redam Kericuhan
Kapolda Riau Apresiasi Respons Cepat Jajaran Lalu Lintas dan Pemkot Pekanbaru Tangani Dampak Banjir
Polres Merangin dan Polsek Sungai Manau Berikan Pengamanan Ekstra pada Perhelatan MTQH Ke-52
Polres Lhokseumawe Gelar Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan Bersama Masyarakat
Perkuat Sinergi Demi Kemajuan Daerah, Plt. Bupati Sitaro Satukan Forkopimda dalam Pertemuan Penuh Keakraban

Berita Lainnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:11 WIB

Sonny Maringka Sambut Pelantikan Sudaryono sebagai Kepala BGN

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:15 WIB

Peringati Harganas dan Hari Kependudukan Sedunia, Plt. Bupati Sitaro Hadiri Pencatatan Perkawinan Massal di Kantor Gubernur Sulut

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:13 WIB

Tiga Hari Buron, Pelaku Penganiayaan Akhirnya Menyerahkan Diri: Polres Kepulauan Sitaro Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:16 WIB

Kapolsek KP3 Tanjungwangi Respon Cepat Redam Kericuhan

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:22 WIB

Kapolda Riau Apresiasi Respons Cepat Jajaran Lalu Lintas dan Pemkot Pekanbaru Tangani Dampak Banjir

Berita Terbaru