Timor Tengah Selatan, TRIBRATA TV
Ratusan warga menyerbu pasar murah yang digelar Polres Timor Tengah Selatan (TTS) bersama Bulog. Harga beras yang beberapa waktu belakangan ini melonjak, membuat semakin menambah beban warga.
Apalagi ditambah ancaman krisis pangan, inflasi ekonomi dan masalah stunting membuat warga sangat kesulitan menghadapi situasi tersebut di saat cuaca extrim.
Pasar murah ini sudah berlangsung dua hari efektif sejak Selasa (21/03/2023) di Pasar Desa Oinlasi dan Rabu (22/03/2023) kemarin. Kegiatan pasar murah dilakukan di Pasar Niki-niki Amanuban Tengah tepatnya di Lapangan Bolakaki Kelurahan Niki-niki Kecamatan Amanuban Tengah.
Kapolres TTS AKBP I Gusti Putu Suka Arsa melalui Kasat Binmas Ipda Eko Warso menjelaskan sudah dua hari pihaknya dan Bulog menggelar pasar murah sebagai upaya meringankan beban masyarakat dalam menghadapi cuaca extrim, krisis pangan, inflasi.
“Hari pertama di Pasar Oinlasi Kecamatan Amanatun Selatan dan hari kedua Rabu (22/03/2023) di Lapangan Bola Kaki Kelurahan Niki-niki Kecamatan Amanuban Tengah,”katanya.
Hari pertama, 5 ton beras yang disiapkaan habis terjual. Antusias masyarakat untuk membeli di pasar murah sangat tinggi. “Kegiatan ini akan terus kami gelar membantu warga berdasarkan perintah Bapak Kapolres,” jelasnya.
Disela-sela kegiatan pihaknya menghimbau warga agar membantu Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas. “Harapannya dengan kamtibmas yang aman dan nyaman, aktifitas pun akan berjalan aman dan lancar tanpa ada persoalan,” tutup Eko Warso. (efan baitanu/r)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








