Patut Diapresiasi, Petugas Lapas Labuhanbilik Kawal WBP Dua Pekan untuk Perawatan di RS

- Editorial Team

Minggu, 20 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuhanbatu, TRIBRATA TV

Kinerja pegawai Lapas Kelas III Labuhanbilik, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara patut diapresiasi. Dengan penuh dedikasi mereka memberikan pelayanan terbaik kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang sakit dan harus menjalani operasi di Medan.

Ceritanya, pada hari Minggu (28/3/2021) lalu, Suhendri salah seorang WBP mengeluhkan sakit pada bagian perutnya. Ia melaporkannya pada petugas jaga yang langsung membawa Suhendri ke klinik Lapas.

Petugas jaga kemudian melapor ke Kasubsi Pembinaan kalau ada WBP yang sakit serta menghubungi perawat Puskesmas Labuhanbilik untuk segera memberikan tindakan medis.

Usai diberi tindakan medis berupa injeksi dan obat-obatan, perawat minta untuk memantau dua hari kedepan apakah ada perubahan atau tidak.

Namun hingga Selasa (30/3/2021), Suhendri mengeluh tidak ada perubahan sehingga petugas membawanya kembali ke Puskesmas Labuhanbilik.

BACA JUGA  PT. HSJ Gelar Pengobatan Gratis dan Beri Bantuan

Diagnosa sementara dokter menyatakan WBP menderita apendik atau usus buntu. Dokter menyarankan untuk dirujuk ke ke RSUD Rantauprapat, karena peralatan dan tenaga medis di Labuhanbilik yang sangat terbatas.

Kasubsi Pembinaan kemudian berkoordinasi dengan Kalapas agar WBP yang sakit untuk segera dirujuk ke RSUD Rantauprapat. Kalapas segera berkoordinasi dengan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumut dan Kepala Divisi Pemasyarakatan untuk mendapatkan izin merujuk WBP yang sakit ke RSUD Rantauprapat.

Setelah mendapatkan izin, malam hari itu juga Suhendri dirujuk ke RSUD Rantauprapat dengan menggunakan boat menyebrang ke Pelabuhan Tanjung Sarang Elang dengan pengawalan sesuai SOP.

Diketahui boat merupakan satu- satunya alat tranportasi yang biasa dipergunakan warga Labuhanbilik untuk pergi ke Rantauprapat karena lebih cepat dibanding jalan darat, yang memakan waktu 4 jam.

BACA JUGA  Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Narkoba di Lapas Labuhan Bilik

Di pelabuhan Suhendri dibawa menggunakan ambulance yang disewa menuju RSUD Rantauprapat dengan jarak tempuh kurang lebih 2 jam perjalanan.

Begitu sampai di UGD RSUD Rantauprapat, Suhendri dinyatakan dokter apendik sehingga harus dioperasi.

Paginya, WBP diperiksa darahnya untuk mengetahui apakah bisa dioperasi. Begitu mengetahui trombositnya rendah, dokter menyarankan ke RS Adam Malik Medan untuk operasi.

Pasalnya rumah sakit ini tidak memiliki alat jika diperlukan transfusi trombosit saat operasi.

Atas petunjuk Kalapas dan izin Kakanwil Kemenkumham sumut serta Kepala Divisi Pemasyarakatan, 1 April 2021, Suhendri yang dikawal petugas Lapas serta keluarga berangkat menuju RSUP Adam Malik Medan.

Di rumah sakit ini, WBP mendapatkan penanganan yang cepat yaitu langsung dioperasi. Sementara untuk perawatan dan pemulihan perlu waktu satu minggu.

BACA JUGA  Terekam CCTV, Pencuri Sepeda Motor di Labura Ditangkap Polisi

Saat perawatan ini, petugas pengawal yang berjumlah 4 orang harus mencari kos sementara selama satu minggu.

Hal ini tentunya sangat patut diapresiasi bagi petugas Lapas Labuhanbilik yang mengawal WBP yang sakit, karena mereka bertugas dengan penuh semangat, dedikasi dan ikhlas. (Edrin/r)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

AMPDT Mendesak Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum Mengusut Dugaan Permasalahan Pengelolaan Lingkungan PT. Gunung Hijau Mega
‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk
‎9 Tahun Urus Izin Gereja GPT Tidak Keluar, Syarat Lengkap Pemko Medan Hanya Janji
Kapolres Samosir Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkotika dan Ilegal Logging
Nama Kolonel Maludin Simbolon Resmi Diabadikan Jadi Nama Ruas Jalan Utama di Samosir
Polres Tebing Tinggi Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1
Hari Kedua Penyaluran PIP di Kabupaten Samosir, Rapidin Datang ke Sekolah Terpencil
Buka Pendidikan Bintara Polri di SPN Hinai, Wakapolda Sumut Tekankan Moral, Integritas, dan Pelayanan

Berita Lainnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:18 WIB

AMPDT Mendesak Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum Mengusut Dugaan Permasalahan Pengelolaan Lingkungan PT. Gunung Hijau Mega

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:20 WIB

‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:25 WIB

‎9 Tahun Urus Izin Gereja GPT Tidak Keluar, Syarat Lengkap Pemko Medan Hanya Janji

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:42 WIB

Kapolres Samosir Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkotika dan Ilegal Logging

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:31 WIB

Nama Kolonel Maludin Simbolon Resmi Diabadikan Jadi Nama Ruas Jalan Utama di Samosir

Berita Terbaru

Nasional

PJS Resmi Ajukan Calon Konstituen Dewan Pers

Kamis, 23 Jul 2026 - 13:21 WIB