Asahan, TRIBRATA TV
Pengerjaan lanjutan peningkatan ruas Jalan Rimbas Kelurahan Sidodadi Kecamatan Kisaran Barat dinilai berbahaya bagi warga dan pengguna jalan.
Hal ini dikarenakan proyek senilai Rp1.472.342.219.38 itu dianggap terlalu tinggi, tanpa dibuatkan beton di sisi kanan dan kiri.
“Kalau tidak hati-hati ataupun gak kenal jalan ini, bisa juga yang lewat masuk ke paret atau terbalik bang. Kami aja susah mau ke jalan, tinggi kali, terpaksa pake karung atau nimbun tanah depan pagar kami. Kira-kira seminggu lalu siap (dihotmix) bang,” aku Bawa (48), warga sekitar lokasi ditemui, Selasa (19/7/2022) sore.
Ditambahkannya, tak jauh dari lokasi, pengerjaan serupa telah selesai dikerjakan beberapa bulan lalu. Hanya saja, di lokasi itu, bahagian sisi kanan kiri jalan dibuatkan cor untuk bahu jalan.
“Yang di ujung (hotmix) kekgini juga bang. Tapi kiri kanannya dicor, jadi gak tinggi kekgini. Maunya dibuatkan juga lah ya kan bang. Ya kalo gak, ntah dibuat lah tanda biar kami yang lewat tau, jangan pula sampe nanti ngambil terlalu ke kanan atau ke kiri malah terbalik,” pinta pria berbadan kurus ini ditemui di depan rumahnya.
Terpisah, hingga berita ini dikirimkan ke redaksi, Armando selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek tersebut tak membalas saat konfirmasi apakah pengerjaan proyek di atas sudah selesai atau belum dikerjakan, sekira pukul 15.37 WIB. (Gon)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









