Di Hari Kemerdekaan Hadapi Wehalo Hidup Sebatang Kara di Tengah Hutan

- Editorial Team

Rabu, 18 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nias Selatan, TRIBRATA TV

Hari kemerdekaan dirayakan dan diperingati sebagai bentuk rasa syukur. Namun masih ada warga yang belum bisa merasakan arti kemerdekaan.

Ditengah-tengah wabah virus Covid 19 di Indonesia, khususnya wilayah Kabupaten Nias Selatan, pemerintah telah mengucurkan anggaran untuk membantu masyarakat yang mengalami dampak virus tersebut, baik secara tunai maupun non tunai.

Berbeda halnya yang dialami salah seorang warga Desa Hilionaha, Kecamatan Onolalu Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Hadapi Wehalo (30) sama sekali belum pernah tersentuh bantuan dalam bentuk apapun dari pemerintah, baik bantuan PKH, BPNT, BLT dan lain sebagainya.

BACA JUGA  Hasil Men's Opening Round of 112 World Surf Leaque QS Nias Pro 2022

Hadapi Wehalo merupakan sosok anak yatim piatu yang ditinggal oleh kedua orangtuanya sejak masih berumur 15 tahun.

Namun salah seorang dermawan atau tokoh dari Kecamatan Onolalu yang tergerak hatinya, Asahuku Laia, mendatangi rumah Hadapi Wehalo untuk memberikan bantuan berupa paket sembako untuk kehidupan sehari-hari, Selasa (17/08/21).

Bantuan tersebut diberikan atas dasar kondisi Hadapi Wehalo yang sangat memprihatinkan.

“Hadapi Wehalo hidup sebatang kara di gubuk kecil tak layak huni berlantai tanah dan beratap daun rumbia berukuran 2×2 m. Dia tinggal di kebun seorang diri yang jauh dari pemukiman warga berjarak sekitar 2 Km dari Desa Hilionaha,” ucap Asahuku.

BACA JUGA  KPU Nisel Tetapkan Nomor Urut Paslon Pilkada

Setiap harinya, Hadapi Wehalo hidup dengan memakan makanan seadanya dari hutan dan belum pernah tersentuh bantuan dari pemerintah.

Asahuku Laia berharap, Pemerintah Desa maupun Kabupaten, khususnya dinas terkait untuk memberikan bantuan. Juga kepada para dermawan untuk dapat membantu meringankan beban Hadapi Wehalo.

Dia menambahkan agar nantinya pemerintah dapat melakukan penyesuaian data, agar program sosial pemerintah tepat sasaran, sehingga warga fakir/miskin menerima haknya sebagaimana mestinya. (Fanema bago)

BACA JUGA  Sifaoita Buulolo Sosialisasikan Perda Penyelenggaraan Pendidikan

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Tepati Janji Dua Tahun Lalu, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani di Pedalaman Toba
Bupati Nias Selatan Tegaskan Ketidakhadiran Sudah Seizin Gubernur: “Saya Sudah Minta Izin dan Beliau Memaklumi”
Aksi Jilid II, SPPPLU Ancam Hadang Truk CPO PT HPP Tak Bisa Tunjukkan Kelengkapan Dokumen Bongkar Muat
Perkuat Sinergitas, Karutan Tarutung dan Jajaran Silaturahmi ke Polres Tapanuli Utara
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Petani Simalungun Minta Penyaluran Pupuk Subsidi Melalui Ketua Kelompok Tani
Polsek Torgamba Salurkan Bantuan Sosial kepada 10 Lansia di Desa Aek Batu
Perang Melawan Narkoba, Rutan Tanjung Pura Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu

Berita Lainnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:09 WIB

Tepati Janji Dua Tahun Lalu, Rapidin Simbolon Serahkan Traktor untuk Petani di Pedalaman Toba

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:41 WIB

Bupati Nias Selatan Tegaskan Ketidakhadiran Sudah Seizin Gubernur: “Saya Sudah Minta Izin dan Beliau Memaklumi”

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:47 WIB

Aksi Jilid II, SPPPLU Ancam Hadang Truk CPO PT HPP Tak Bisa Tunjukkan Kelengkapan Dokumen Bongkar Muat

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:30 WIB

Perkuat Sinergitas, Karutan Tarutung dan Jajaran Silaturahmi ke Polres Tapanuli Utara

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Berita Terbaru