Padang Lawas, TRIBRATA TV
Pondok Pesantren (Ponpes) Ruhul Islam Desa Sialambue, Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas (Palas) menggelar acara penamatan tingkat MTS dan MDTA angkatan ke 54 tahun pelajaran 2024 – 2025.
Pengkhataman dilaksanakan di pelataran sekolah, Selasa (17/6/2025) yang dihadiri Kakan Kemenag diwakili Kasi Pakis Sahut Martua Lubis, ketua BPSPL Pauzan Hamidi Hasibuan, Kasat Binmas Polres Palas, Pimpinan Pondok Pesantren
se Kabupaten Padang Lawas, Kades sekitar Ponpes, Kwarcab Pramuka Palas para orang tua Santri/yah serta undangan lainnya.
Pantauan awak media dilapangan, salah satu Santriyah mengalunkan suaranya dengan judul lagu Ibu sehingga membuat suasana para tamu dan undangan termasuk orangtua santri juga tenaga pendidik spontan berubah dari meriah menjadi linangan air mata.
Lagu mengisahkan betapa beratnya kerja para orang tua dalam mencari biaya untuk menyekolahkan anaknya dengan lakonan bertani, sehingga air mata para tamu dan undangan tidak dapat terbendung akhirnya air mata menetes sendiri.
Pimpinan Ponpes Ruhul Islam, Misbah Fuadi Hasibuan dalam sambutannya, berterimakasih kepada orangtua yang telah menyerahkan anaknya untuk didik dan diasuh di Ruhul Islam .
“Pada hari ini anak didik kembali kami serahkan kepada pangkuan orang tua, semua ilmu yang kami transfer kepada anak kita mulai dari tingkat MDTA sampai tingkat Tsanawiyah, mudah mudahan dengan ilmu yang diajarkan ustadz dan ustazah bisa diamalkan oleh anak anak kita,” katanya.
Dikatakannya bagi anak anak yang tamat di tingkat MDTA sekolah ini tingkat Tsanawiyah masih banyak lagi kursi yang kosong silahkan daftar wahai anak anakku sekalian pintu masih terbuka lebar.
Dikesempatan itu Misbah Fuadi sempat memotivasi orangtua santri yaitu menyekolahkan anak itu rezekinya datang sendiri. “Seperti yang saya alami kami berkeluarga ada sepuluh sudah 9 yang sarjana (S1) padahal usaha orangtua kami hanya bertani, maka dari itu lanjutkanlah sekolah anak kita ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Sementara Ketua BSPPL Fauzan Hamidi Hasibuan mengatakan, hari ini merupakan hari yang bersejarah bagi Ponpes Ruhul Isalam, setelah berdiri beberapa puluh tahun yang lalu, dan ini adalah penamatan yang ke 54.
Ia juga mengatakan, pendidikan adalah salah satu perubahan dimana dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari tidak beradab menjadi manusia yang beradab.
“Guru bukan hanya mentransfer ilmu kepada siswa tetapi yang akan lebih penting adalah bagaimana siswa itu ada perubahan sikap kearah yang lebih baik,” katanya. (Soleh)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









