Sumenep, TRIBRATA TV
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Annuqayah (UA) Posko 9 menggelar seminar bertajuk “Edukasi Gizi dan Manfaat Siwalan” di Balai Desa Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Senin (9/9/2025).
Kegiatan ini menghadirkan Didiet Darmawan, A.Md.Gz sebagai pemateri utama. Ia menyampaikan pentingnya pemenuhan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari serta potensi buah siwalan sebagai pangan lokal kaya nutrisi dan bernilai ekonomis.
Selain itu, ia juga memberikan materi mengenai cara mengenali gejala campak serta langkah-langkah pencegahannya.
Seminar diikuti oleh 20 peserta yang seluruhnya merupakan ibu-ibu kader Desa Nyabakan Timur.
Mereka tampak antusias mengikuti jalannya acara, terutama saat membahas cara mengolah siwalan menjadi makanan dan minuman sehat. Antusiasme semakin meningkat ketika Didiet menyinggung isu campak yang saat ini tengah marak di berbagai daerah, termasuk Sumenep yang menjadi salah satu kabupaten dengan jumlah kasus cukup tinggi.
Dalam paparannya, Didiet menjelaskan kalau siwalan mengandung vitamin, serat, serta mineral penting yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh.
“Buah siwalan tidak hanya segar untuk dikonsumsi, tetapi juga bisa diolah menjadi berbagai produk pangan sehat bernilai jual. Ini bisa menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap penyakit campak yang mudah menular.
“Campak bisa dikenali sejak awal dengan gejala seperti demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, dan munculnya ruam di kulit. Pencegahan yang paling efektif adalah imunisasi serta menjaga kebersihan lingkungan,” tambahnya.
Para peserta menyambut positif materi tersebut. “Saya jadi lebih paham bagaimana mengenali gejala campak sejak dini. Apalagi di desa kami banyak anak kecil, jadi ilmu ini sangat bermanfaat,” ungkap Nur Hasanah, salah satu kader desa.
Senada, Juma’ati, peserta lainnya, mengaku mendapat wawasan baru tentang manfaat siwalan. “Saya baru tahu kalau siwalan ternyata punya banyak gizi. Biasanya hanya dimakan begitu saja, ternyata bisa diolah jadi minuman sehat bahkan camilan menarik,” tuturnya.
Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan gizi masyarakat, tetapi juga meningkatkan kesadaran tentang pencegahan penyakit menular. Harapannya, ibu-ibu kader mampu mengoptimalkan potensi siwalan sebagai konsumsi sehat bernilai ekonomi, sekaligus lebih sigap dalam mencegah penyebaran campak.
Penulis : Siti Aisyah A.K (Mahasiswa KKN Universitas Annuqayah Posko 09)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









