Labura, TRIBRATA TV
Pemerintahan Desa Bangun Rejo, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) telah usai menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT- DD) kepada masyarakat terdampak Covid-19 hingga tahap ke- III.
Namun dari 145 orang warga yang terdaftar sebagai penerima BLT- DD senilai Rp600.000,- masih ada juga warga sama sekali tidak menerima dana bantuan tersebut. Padahal jelas- jelas nama mereka terdaftar didalam data penerima BLT DD Bangun Rejo.
“Aneh juga, di data nama warga itu terdaftar penerima BLT- DD, tapi bantuan tersebut kenapa tidak mereka terima “, ucap sumber yang minta namanya tidak disebutkan kepada TRIBRATA TV, Minggu (16/8/2020) malam.
Dikatakannya, selain bantuan BLT DD, untuk bantuan dari provinsi dan Kabupaten juga diduga banyak penyimpangan.
Informasi dihimpun, dari data diterima kru TRIBRATA TV, beberapa warga yang tidak menerima bantuan tersebut padahal terdaftar dalam data penerima BLT- DD Bangun Rejo yakni, M SAREP MATONDANG, JAMALUDDIN, SAHIR MUNTHE, dan PONIJAN.
Kades Bangun Rejo MK Pasaribu saat ditanya melalui pesan WhatsApp nya menyebutkan, bantuan ada 4 tahapan, di waktu pendataan, datanya dirombak lagi karena tumpang tindih.
“Nama yang 4 orang tersebut kita alihkan ke bantuan sembako pemkab”, kata Kades menjawab pertanyaan wartawan. (IL)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









